Gencarkan 'Sweeping', Tim Pastikan Seluruh Jamaah ke Arafah

Jumat , 09 Aug 2019, 07:26 WIB Reporter :Muhammad Hafil/ Redaktur : Hasanul Rizqa
Kepala PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Subhan Cholid
Kepala PPIH Arab Saudi Daker Makkah, Subhan Cholid

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Jamaah haji asal Indonesia akan diarahkan ke Padang Arafah pada hari ini, Jumat (9/8). Untuk memastikan seluruh mereka berangkat ke Arafah, pihak PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Makkah menerjunkan petugas-petugas. Mereka akan melakukan penyisiran (sweeping) ke seluruh hotel di Makkah yang ditempati jamaah haji.

 

"Ada petugas Daker Makkah untuk sweeping memastikan jamaah haji ke Arafah,” kata Kepala PPIH Arab Saudi Daker Makkah Subhan Cholid di Kantor Urusan Haji Indonesia Makkah, Kamis (8/8) malam.

Terkait

Dalam melakukan tugasnya, tim tidak perlu menunggu laporan. Tim ini bergerak aktif di lapangan ketika jamaah telah berangkat. Petugas haji akan menyisir hotel satu per satu.

Baca Juga

Hasil penyisiran mesti memastikan bahwa tak ada lagi jamaah haji asal Indonesia yang tertinggal. Selanjutnya, petugas dapat melapor ke pihak hotel. Kemudian, pihak hotel akan mengunci kamar hotel tempat jamaah tadinya menginap dari luar.

“Tim harus aktif ke setiap lorong dan dicek lagi. Kalau sudah bersih baru petugas bisa berangkat ke Arafah,” kata Subhan.

Selain itu, tutur dia, petugas di sektor khusus Masjid al-Haram juga akan menyisir seluruh area masjid ini. Tindakan demikian juga bertujuan memastikan bahwa tak ada lagi jamaah haji Indonesia yang masih di Masjid al-Haram saat jadwal mereka seharusnya ke Arafah.

“Dikhawatirkan karena Masjid al-Haram sudah lengang, maka jamaah Indonesia memanfaatkan waktu untuk ke sana untuk cium Hajar Aswad,” ungkap Subhan.

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, petugas Daker Makkah menyelesaikan seluruh mobilisasi jamaah dari Makkah ke Arafah hingga 9 Dzulhijah pukul 01.30 waktu Arab Saudi (WAS) dini hari.

Namun, untuk tahun ini, dia menargetkan operasi mobilisasi jamaah selesai pada 8 Dzulhijah pukul 20.00 malam WAS sehingga tidak ada satu pun jamaah haji Indonesia yang tertinggal.

Sebelum memobilisasi jamaah haji pada 9 Dzulhijah pagi hingga malam, pada dini harinya sebagian petugas diberangkatkan ke Padang Arafah. Mereka bertugas untuk siap-siap (stand by) untuk menyambut kedatangan jamaah di Arafah.

Selain itu, petugas yang diberangkatkan lebih awal juga termasuk tim pengawas katering. Tim pengawas maktab bertugas untuk menerima jamaah di setiap maktab dan menjadi penghubung layanan di setiap maktab.

Kemudian, keesokan pada sore harinya petugas akan diberangkatkan secara bergelombang. Yaitu, petugas dari Daker Madinah yang bertugas di Sektor Mina dan selanjutnya petugas pos mabit di Muzdalifah yang sebagian dipegang oleh petugas Daker Makkah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini