Hujan Kembali Mengguyur Mina

Senin , 12 Aug 2019, 20:01 WIB Reporter :Syahruddin El-Fikri/ Redaktur : Hasanul Rizqa
Hujan kembali mengguyur Mina, Senin (12/8) siang menjelang sore. Hujan ini merupakan kali keempat membasahi bumi Tanah Suci dalam sepekan terakhir. Yakni pertama saat wafatnya KH Maimoen Zubair pada Selasa (6/8)  dinihari, Sabtu (10/8)  saat wukuf, Ahad (11/8)  usai jamaah haji Indonesia melontar jumrah aqabah, dan Senin (12/8)  saat jamaah akan melontar jumrah ula, wustho, dan aqabah.
Hujan kembali mengguyur Mina, Senin (12/8) siang menjelang sore. Hujan ini merupakan kali keempat membasahi bumi Tanah Suci dalam sepekan terakhir. Yakni pertama saat wafatnya KH Maimoen Zubair pada Selasa (6/8) dinihari, Sabtu (10/8) saat wukuf, Ahad (11/8) usai jamaah haji Indonesia melontar jumrah aqabah, dan Senin (12/8) saat jamaah akan melontar jumrah ula, wustho, dan aqabah.

IHRAM.CO.ID, MINA -- Hujan kembali turun membasahi Mina, Arab Saudi, Senin (12/8). Walau tidak terlalu lebat, tapi hujan ini cukup membuat kuyup baju jamaah.

 

Sejumlah jamaah berteduh di beberapa tempat yang bisa dijadikan area untuk melindungi diri dari guyuran hujan. Lokasi jamarat lantai dasar, menjadi favorit jamaah untuk berteduh.

Terkait

Baca Juga

Ini hujan kali kedua di Mina. Ahad (11/8)  sore,  hujan juga turun. Tidak lama, hanya beberapa menit. Kini kejadian serupa terulang kembali.

Muhammad Rusdi Umar, Kepala Sektor 2 Madinah, mengungkapkan, ini adalah karunia Allah untuk tamu-tamu Allah.

"Setelah Arafah diguyur hujan saat waktu wukuf masih berlangsung, saat ini hujan kembali membasahi Mina. Semoga ini semua, pertanda keberkahan yang Allah SWT berikan kepada dhuyufurrahman," ujarnya, Senin (12/8).

Eva Widiastuti, anggota perlindungan jamaah haji (Linjam)  PPIH Arab Saudi juga mengungkapkan hal yang sama. "Berkah, berkah, berkah," ucapnya berulang-ulang.

Eva bersyukur, hujan ini menjadi penyejuk di saat cuaca panas yang terjadi di Tanah Suci dalam beberapa pekan terakhir.

Hujan pertama turun saat wafatnya KH Maimoen Zubair pada Selasa (6/8). Kemudian disusul hujan di Arafah pada Sabtu (10/8).

Lalu Ahad (11/8)  sore kemarin seusai jamaah haji Indonesia melontar jumrah, dan kini yang keempat di saat jamaah haji Indonesia akan melanjutkan melempar jumrah ula, wustha, dan aqabah.

Tentu saja hujan ini disambut gembira dan pekikan takbir dari jamaah. Mereka meyakini, hujan berturut-turut ini adalah karunia yang diberikan Allah untuk umat manusia, dan khususnya jamaah haji.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini