Saudi Peringatkan Kontak Sosial Penyebaran Virus Corona

Ahad , 22 Mar 2020, 12:54 WIB Reporter :Dwina Agustin/ Redaktur : Muhammad Fakhruddin
Petugas kebersihan membersihkan area Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (3/3).(Ganoo Essa/Reuters)
Petugas kebersihan membersihkan area Masjidil Haram, Mekkah, Selasa (3/3).(Ganoo Essa/Reuters)

REPUBLIKA.CO.ID,RIYADH -- Pemerintah Arab Saudi menyatakan, penyebaran virus Corona yang terjadi akibat masyarakat masih melakukan pertemuan sosial. Padahal, pembatasan untuk melakukan kegiatan di luar rumah dan melakukan interaksi dengan orang lain telah diperintahkan.

 

Terkait

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan, sebanyak 33 persen dari infeksi virus korona di negara itu disebabkan oleh orang yang melakukan kontak dengan orang yang sebelumnya terinfeksi. Mereka pun masih melakukan pertemuan sosial seperti pernikahan, pemakaman, dan pertemuan keluarga, Ahad (22/3).

Atas kondisi tersebut, Kementerian Luar Negeri pun mendesak orang-orang untuk tinggal di rumah. Upaya ini merupakan cara melindungi diri mereka sendiri, keluarga, dan masyarakat mereka dari penyebaran virus Corona lebih meluas.

Arab Saudi telah melaporkan 48 kasus baru selama 24 jam terakhir sehingga jumlah total kasus virus korona yang dikonfirmasi di Kerajaan mencapai 392. Sebanyak 16 di antaranya telah pulih.

Dikutip dari Alarabiya, Kementerian Kesehatan mengatakan, saat ini ada 7.067 orang yang dikarantina. Sedangkan Arab Saudi belum ada korban yang meninggal dunia.

Langkah-langkah pengurangan arus lalu lintas manusia dilakukan sangat ketat oleh Kerajaan dalam menahan lonjakan korban virus Corona. Sejak pekan lalu, Arab Saudi telah menutup masjid-masjid di seluruh negeri, bahkan untuk pelaksanaan sholat lima waktu dan solat Jumat. Sebelumnya pun pemerintah telah menangguhkan jamaah yang ingin melakukan ibadah umroh. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini