Kamis 04 Feb 2021 21:33 WIB

Longsor Susulan Kembali Putuskan Jalur Malang-Kediri

Dikhawatirkan ada longsor susulan yang membahayakan pengguna jalan.

Bupati Malang, M Sanusi meninjau lokasi longsor di Ngantang dan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (3/2).
Foto: Humas Pemkab Malang
Bupati Malang, M Sanusi meninjau lokasi longsor di Ngantang dan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (3/2).

IHRAM.CO.ID,MALANG -- Jalur jalan provinsi dari wilayah Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri kembali ditutup setelahterjadi longsor susulan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sekitarpukul 18.00 WIB.

Plt Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono,mengatakan tebing ada di Desa Kedungrejo tersebut ambrol akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pujon, dalam waktu yang tidak lama.

"Baru mulai hujan, belum lama, kemudian ada laporan kembali terjadi longsor. Longsor itu terjadi karena kondisi tanah belum stabil, dan terkena hujan kembali longsor," kata Sadonosaat dikonfirmasi ANTARA, Kamis malam (4/2).

Sadono menambahkan akibat kejadian tersebut jalur dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri, terpaksa ditutup usai sebelumnya telah dibuka pada Kamis siang hingga sore hari. Dikhawatirkan ada longsor susulan yang membahayakan pengguna jalan.

"Tutup lagi Malang-Kediri untuk saat ini. Karena kami tidak berani mengambil risiko, ditakutkan terjadi longsoran besar, dan bisa membahayakan pengendara," kata Sadono.

Menurut Sadono, penanganan longsor yang terjadi malam ini akan dilakukanpada Jumat (5/2) pagi. Saat ini, arus lalu lintas dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri, kembali ditutup, dan pengguna jalan harus memutar balik.

"Akan ditangani besok pagi, sudah koordinasi dengan Bina Marga, Polres Batu, Muspika Kasembon, sepakat untuk kita tutup malam ini, dan ditangani besok pagi," kata Sadono.

Pada Kamis siang, akses jalan dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri telah dibuka, usai terjadi longsor pada Rabu (3/2). Saat itu, para petugas gabungan telah membersihkan material longsoran, dan hanya menyisakan dua titik yang masih tertutupakar pohon yang belum dievakuasi.

Rencananya, akar pohon tersebut akan dievakuasi pada Jumat (4/2) pagi. Saat itu, secara umum, kondisi jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Malang, dengan Kabupaten Kediri tersebut sudah bisa dilalui kendaraan bermotor baik untuk roda dua maupun roda empat.

Tanah longsor di wilayah Kabupaten Malang terjadi di Desa Jombok, pada Selasa (2/2) petang. Saat itu, hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngantang, menyebabkan tebing setinggi 25 meter mengalami longsor.

Kemudian, pada Rabu (3/2) pagi, kurang lebih pada pukul 4.30 WIB, ada kejadian tanah Longsor di Desa Ngeprih, Kecamatan Pujon. Kedua titik longsor tersebut menyebabkan akses jalan dari Malang ke Kediri, tertutup total.

Setelahdua kejadian longsor tersebut, sempat terjadi longsor susulan pada dua lokasi yang sama itu. Kemudian, ada sejumlah titik lain yang mengalami longsor, sehingga menyebabkan akses jalan dari Kabupaten Malang menuju Kabupaten Kediri tertutup total.

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Malang, ada enam titik longsor besar yakni di Desa Kedungrejo, Desa Sukomulyo, Desa Maron, Desa Ngeprih, yang terletak di Kecamatan Pujon, dan Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, dan Desa Pait di Kecamatan Kasembon.

sumber : ANTARA
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement