Saudi Temukan Struktur Batu Misterius di Al Ula

Ahad , 02 May 2021, 05:07 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Pemandangan di atas Al Ula
Pemandangan di atas Al Ula

IHRAM.CO.ID, AL ULA — Sebuah studi mengungkapkan penemuan struktur batu misterius berusia 7.000 tahun yang ditemukan di wilayah Al Ula, Arab Saudi dan dipublikasikan di Antiquity Journal.

 

Terkait

Struktur tersebut berbentuk persegi panjang yang dibangun dari batu basal berusia 2.000 lebih tua dari piramida Mesir. Beberapa di antaranya panjangnya hampir 500 meter.

Wilayah Al Ula terletak di jalur perdagangan lama yang berkembang pesat pada abad ketujuh. Namun terindikasi pemukiman manusia di sana sudah ada jauh sebelumnya.

Di Al Ula memang ditemukan sisa-sisa kota bertembok berusia 2.000 tahun yang dibangun oleh pemukim Badui awal. Temun ini sudah ditetapkan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pertama Saudi.

“Kami berbicara tentang lebih dari 1.000 mustatil,” kata Arkeolog di University of Western Australia, Melissa Kennedy kepada NBC News. Mustatil adalah sebutan dalam bahasa Arab untuk persegi panjang dan merupakan istilah umum untuk penemuan tersebut.

“Benda-benda ini ditemukan di lebih dari 200 ribu kilometer persegi dan semuanya sangat mirip. Jadi mungkin itu kepercayaan atau ritual yang sama,” ujar dia.

Sementara itu, ditemukan pula beberapa struktur persegi panjang yang dibuat hanya dengan membangun dinding batu yang rendah pada bangunan yang lebih kompleks serta melibatkan ruang. Satu situs tersebut  melibatkan penggunaan 12 ribu ton batu.

Tim Kennedy mengatakan, ruangan yang lebih kecil di dalam struktur yang lebih besar mungkin digunakan untuk mengorbankan hewan setelah tulang hewan berusia 5.000 tahun ditemukan di satu lokasi pada 2019. Bentuk persegi panjang yang sempit juga bisa digunakan untuk semacam prosesi upacara.

Upaya warisan Al Ula

Dilansir the National News, Ahad (2/5), Komisi Arab Saudi untuk Al Ula mendanai penelitian tim dari Universitas Perth.

Belakangan, Saudi memang tengah mencoba meningkatkan kesadaran internasional akan warisan kunonya sebagai bagian dari upaya untuk menarik wisatawan yang sejalan dengan Visi 2030.

Beberapa pencapaian paling menonjol negara dari Visi 2030 dalam lima tahun pertama termasuk peningkatan jumlah situs warisan yang dibuka untuk pengunjung. Menurut pemerintah Saudi jumlahnya pengunjung meningkat dari 241 orang pada 2017 menjadi 354 orang pada 2020. 

https://www.thenationalnews.com/gulf/saudi-arabia/al-ula-discovery-1-000-mystery-stone-structures-found-in-saudi-arabian-desert-1.1214507#4

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini