Memaknai Arafah

Senin , 19 Jul 2021, 01:40 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Dwi Murdaningsih
Jamaah haji sedang wukuf di Arafah (Ilustrasi)
Jamaah haji sedang wukuf di Arafah (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Hari Arafah yang bertepatan 9 Dzulhijjah merupakan waktu yang utama. Hari ini menjadi waktu pelaksanaan wukuf para jamaah haji.   

 

Terkait

Arafah merupakan padang luas  yang terletak sekitar 25 km sebelah tenggara Makkah. Arafah dipadati jutaan hujjaj (jamaah haji) yang melakukan wukuf pada 9 Zulhijah.

Baca Juga

Gus Arifin dalam bukunya Ensiklopedi Fiqih Haji dan Umrah  mengatakan wukuf di Arafah adalah salah satu rukun Haji. Jamaah haji tidak akan mendapat pahala ibadah haji jika tidak wukuf di Arafah.

"Arafah berasal dari kata A-ra-fa yang berarti mengerti dan paham pada sesuatu," katanya.

Tentang Arafah, Gus Arifin mengutip pendapat dari Atha (tabiin generasi pertama), beliau berkata. "Sesungguhnya dinamakan Arafah oleh sebab suatu ketika Jibril memperlihatkan Nabi Ibrahim As cara beribadah, maka Jibril bertanya.

"Tahukah engkau? Kemudian Jibril memperlihatkannya (lagi) lalu bertanya "Tahukah Engkau? Maka dinamakan Arafah."

Arrafah adalah tempat di mana Allah SWT memperkenalkan diri-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang sedang wukuf. 

Pendapat lain mengatakan bahwa Arafah berasal dari kata Arafah yaitu Ketika Nabi Adam dan Siti Hawa mengenal kembali setelah berpisah sekian lamanya. Juga ada pendapat yang mengatakan bahwa kata Arafah berasal dari kata i'tiraf yang berarti pengakuan dosa dari jamaah haji ketika wukuf di tempat.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini