Anak di Bawah 12 Tahun di Saudi akan Segera Dapatkan Vaksin

Selasa , 26 Oct 2021, 05:20 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Esthi Maharani
Botol vaksin COVID-19 Pfizer-Biontech Comirnaty
Botol vaksin COVID-19 Pfizer-Biontech Comirnaty

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan kemungkinan anak-anak di bawah usia 12 tahun untuk segera menerima vaksin Covid-19. Juru bicara Kemenkes Dr Muhammad Al-Abdel Ali mengatakan pada konferensi pers, Ahad (24/10), bahwa studi tentang pemberian vaksin Pfizer kepada anak-anak masih dalam kajian. Namun, menurutnya, kemungkinan pemberian vaksin pada anak sangat dekat.

 

Terkait

Ia mengatakan, studi pemberian vaksin dengan dosis yang lebih kecil untuk anak-anak menurut badan obat dan makanan Amerika Serikat (US Food and Drug Administration/FDA) adalah positif. Jubir tersebut menambahkan bahwa pengurangan imunisasi itu dapat ditingkatkan dengan dosis booster, karena jangka waktu yang lama dari tanggal terakhir menerima dosis kedua dapat mengakibatkan penurunan dalam imunisasi.

Dia juga menegaskan bahwa mengambil dosis booster Covid-19 dan suntikan flu pada saat yang sama tidak akan menghasilkan efek negatif. Dilansir di Saudi Gazette, Senin (25/10), Kemenkes Saudi telah mulai memberikan suntikan booster Covid-19 untuk semua orang yang berusia 18 tahun ke atas.

Dosis booster hanya dapat diambil enam bulan setelah tanggal dosis kedua vaksin diterima. Selain itu, Kemenkes Saudi juga sudah mulai memberikan dosis booster kepada mereka yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi, yang pernah terpapar transplantasi organ, mereka yang memiliki penyakit ginjal kronis dan petugas kesehatan.

Sementara itu, jubir Kemenkes itu menuturkan ada penurunan positif yang nyata dalam kurva kasus virus corona di Kerajaan. Kasus Covid-19 baru di Arab Saudi turun di bawah angka 50 pada Ahad, dengan 47 infeksi baru tercatat selama 24 jam terakhir.

Menurut Kemenkes, di antara kasus aktif 79 di antaranya berada dalam kondisi kritis. Arab Saudi sendiri telah memberikan lebih dari 45 juta dosis vaksin sejak dimulainya vaksinasi hingga saat ini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini