Vaksinasi Dosis Pertama di Bandung Lampaui Target

Ahad , 19 Dec 2021, 06:50 WIB Reporter :Fauzi Ridwan/ Redaktur : Muhammad Hafil
Vaksinasi Dosis Pertama di Bandung Lampaui Target. Foto:   Vaksin Covid-19 (ilustrasi)
Vaksinasi Dosis Pertama di Bandung Lampaui Target. Foto: Vaksin Covid-19 (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,BANDUNG --Vaksinasi Covid-19 di Bandung Lampaui Target 100 PersenBANDUNG- Program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung untuk dosis pertama telah mencapai 100 persen bahkan melampaui target. Sedangkan vaksinasi dosis kedua masih berada di angka hampir mencapai persen.

 

Terkait

Dinas Kesehatan Kota Bandung mencatat seperti yang dikutip dari laman bandung.go.id, target vaksinasi Covid-19 sebanyak 1.952.358 orang. Vaksinasi dosis kesatu telah mencapai 1.955.227 orang atau 100,15 persen.

Baca Juga

Sedangkan dosis kedua vaksinasi sudah mencapai 1.731.091 orang atau 88,87 persen. Konfirmasi aktif Covid-19 hingga Sabtu (18/12) tercatat 65 kasus, konfirmasi meninggal dunia 1.423 kasus, konfirmasi sembuh 42.039 orang serta total kasus konfirmasi mencapai 43.527 orang.

Kasus konfirmasi aktif Covid-19 tertinggi di 10 kecamatan di Kota Bandung berada di Coblong 9 kasus, Andir 8 kasus, Sukajadi 7 kasus, Cibiru 7 kasus, Kiaracondong 5 kasus. Sukasari 3 kasus, Bandung Kulon 3 kasus, Antapani 3 kasus, Babakan Ciparay 2 kasus dan Bojongloa Kaler 2 kasus.

"Insya Allah gak sampai di akhir tahun dapat diselesaikan Rp 1,9 juta lebih," ujar Pelaksana tugas Wali Kota Bandung Yana Mulyana akhir pekan kemarin.

Dengan begitu ia berharap pandemi Covid-19 berakhir dan pada tahun 2022 berubah status menjadi endemi. Ia pun mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan.

"Insya Allah jadi kalau terjadi secara teori pandemi berakhir tahun depan jadi endemi seperti penyakit lain tapi tetap prokes lainnya," katanya.

Ia menambahkan pihaknya meminta masyarakat disiplin memakai masker di tengah kemunculan kasus varian baru Covid-19 Omicron. Penggunaan masker diharapkan dapat meminimalisasi terpapar virus tersebut.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini