Sabtu 05 Feb 2022 22:28 WIB

Relawan: Facebook Blokir Konten Soal Palestina

Laporan relawan diungkap Facebook blokir konten soal Palestina.

Rep: Rizky Suryandika/ Red: Agung Sasongko
Facebook untuk smartphone (ilustrasi)
Foto: REUTERS
Facebook untuk smartphone (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dalam sebuah laporan, kelompok sukarelawan, Sada Social, menyebutkan Facebook telah membatasi jangkauan akun influencer Palestina baru-baru ini ketika mereka menyoroti masalah lingkungan Shaikh Jarrah dan Jalur Gaza. Menurut statistik yang dikeluarkan oleh grup tersebut, Facebook telah melarang pengguna mencapai tagar "Al-Aqsa" pada tahun 2021, di mana banyak aktivis menulis tentang peristiwa yang terjadi di Palestina. 

"Facebook dan Instagram telah memblokir sebanyak 1.500 posting pada tahun 2021. Hampir 44% posting di-posting oleh jurnalis dan lembaga media otentik,” kata spesialis media sosial dan direktur Sada Social, Iyad Refai, dilansir dari Anadolu pada Jumat (4/2). 

 

Refai mengatakan akses ke akun yang meliput insiden di Palestina dibatasi melalui algoritme yang mengidentifikasi konten digital. Ia menambahkan kata-kata baru ditingkatkan untuk memperluas praktik pembatasan. Facebook menangkap kata-kata seperti "untuk mendukung perjuangan Palestina" dan kata-kata lain seperti ini dan kemudian memblokir akun tersebut. 

 

Selain itu, praktik pembatasan telah diperluas ke nama-nama faksi, pemimpin, atau martir Palestina di samping gambar atau video apa pun yang terkait dengan ini. 

 

"Setelah setiap pelanggaran terjadi, kami menghubungi Facebook untuk menceritakan kisah kami. Semua diskusi dengan mereka tentang pentingnya memiliki standar adopsi yang jelas dan pasti dari konsep tentang kekerasan dan kebencian karena kebijakan Facebook tidak mengikuti standar PBB tentang kekerasan dan kebencian,” kata Refai. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement