China Kembali Gelar Latihan di Wilayah Udara dan Laut Taiwan

Selasa , 16 Aug 2022, 00:47 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua China ini, angkatan udara dan korps penerbangan angkatan laut Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menerbangkan pesawat di lokasi yang tidak ditentukan di China, 4 Agustus 2022. Angkatan udara China adalah pengiriman jet tempur dan pesawat pengebom ke Thailand untuk latihan bersama dengan militer Thailand pada Minggu, 14 Agustus 2022.
Dalam foto yang dirilis oleh Kantor Berita Xinhua China ini, angkatan udara dan korps penerbangan angkatan laut Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menerbangkan pesawat di lokasi yang tidak ditentukan di China, 4 Agustus 2022. Angkatan udara China adalah pengiriman jet tempur dan pesawat pengebom ke Thailand untuk latihan bersama dengan militer Thailand pada Minggu, 14 Agustus 2022.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) kembali mengerahkan pasukan dari berbagai kesatuan tempur untuk melakukan latihan di sekitar wilayah udara dan laut Taiwan.

 

Terkait

Latihan tersebut digelar untuk menyikapi kunjungan delegasi Kongres Amerika Serikat yang dipimpin senator Partai Demokrat Edward J Markey ke Taiwan pada Ahad (14/8/2022) hingga Senin (15/8/2022).

"PLA mengorganisasikan beberapa kesatuan tempur untuk melakukan latihan patroli dan kesiapsiagaan tempur," kata juru bicara Komando Armada Timur PLA Senior Kolonel Shi Yi kepada pers, Senin (15/8/2022).

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mendesak AS untuk mematuhi prinsip satu China dan tiga komunike bersama China-AS, yang di dalamnya termaktub bahwaTaiwanmerupakan bagian dari wilayah kedaulatan China.

"Delegasi pimpinan Senator AS Ed Markey telah mengabaikan demarkasi China. Ini jelas-jelas adalah pelanggaran terhadap prinsip satu China dan ketentuan tiga komunike bersama China-AS," katanya dalam konferensi pers rutin di Beijing, Senin.

Kunjungan Ed Markey tersebut terjadi12 hari setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan--yang membuat China marah hingga mengerahkan kekuatan besar militernya di sekitar Pulau Taiwan pada 3 Agustus 2022.

Pengerahan kekuatan militer China di sekitar Selat Taiwanitu dilakukan pada 2-7 Agustus. Pada Senin (8/8/2022), PLA mengakhiri latihan tersebut.

Namun, Ed Markeytiba-tiba melakukan kunjungan dan pertemuan beberapa pejabat Taiwan pada Minggu hingga Senin (14/8) sehingga membuat China kembali mengerahkan pasukan militernya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini