Selasa 27 Dec 2022 22:08 WIB

Biaya Haji Reguler yang Ditetapkan Lagos Fantastis, Angkanya Tembus Setara Rp 92,8 Juta

Biaya haji jamaah Lagos akan berlaku untuk musim haji tahun depan

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah
Ribuan jamaah haji mengelilingi Kabah di Masjidil Haram (ilustrasi haji). Biaya haji jamaah Lagos akan berlaku untuk musim haji tahun depan
Foto: AP Photo/Amr Nabil
Ribuan jamaah haji mengelilingi Kabah di Masjidil Haram (ilustrasi haji). Biaya haji jamaah Lagos akan berlaku untuk musim haji tahun depan

IHRAM.CO.ID,  LAGOS – Dewan Kesejahteraan Jemaah Muslim Negara Bagian Lagos mematok setoran awal untuk ibadah haji 2023 sebesar 2.640.000 Naira atau setara Rp 92,8 juta. Informasi ini disampaikan Komisaris Urusan Dalam Negeri, Pangeran Anofiu Olanrewaju Elegushi, dalam sebuah pernyataan. 

Bagi semua jamaah yang berniat haji namun tidak dapat melakukan ziarah tahun ini dan telah membayar kepada Pemerintah Negara Bagian, diimbau untuk membayar sejumlah 1,340,000 Naira, selain setoran awal 1.3 juta Naira yang dibayarkan antara 2019 dan 2022. 

Baca Juga

Lebih lanjut, pernyataan tersebut menekankan mereka yang telah lunas membayar 2.640.000 Naira untuk latihan spiritual terakhir tetapi tidak dapat menunaikan ibadah haji karena keadaan di luar kendali mereka, tidak terpengaruh oleh pernyataan tersebut.

Menurut Komisaris, setiap jamaah yang berniat untuk berangkat diharapkan mengumpulkan 'Draft Bank' yang dikeluarkan oleh Dewan Kesejahteraan Jamaah Muslim Negara Bagian Lagos dari salah satu bank Komersial di negara tersebut. 

Draft tersebut lantas diserahkan ke Departemen Akun Dewan untuk tindakan lebih lanjut yang diperlukan.

Dilansir di Vanguard Nigeria, Selasa (27/12/2022), 2ia menekankan peziarah yang berencana melaksanakan ibadah haji tidak boleh membayar uang ke rekening individu mana pun. 

Siapa pun yang melakukannya harus bertanggung jawab atas kemauannya sendiri. 

Sambil mendesak untuk mulai membayar sesegera mungkin, Elegushi juga menekankan jika nantinya akan ada biaya tambahan, Dewan akan memberikan informasi secepatnya. 

Baca juga: Alquran Menggetarkan Hati Mualaf Monica Witt, Mantan Intelijen Amerika Serikat

Beberapa dari lebih dari 4.000 jamaah yang berniat melakukan ziarah suci 2022 tidak dapat melakukannya karena beberapa faktor. Di antaranya adalah kuota haji yang tidak memadai, kenaikan tarif, serta batasan usia. 

Sebelumnya, dia juga telah memberikan jaminan kepada calon peziarah yang menitipkan uang mereka kepada Pemerintah Negara Bagian, antara 2019 dan 2022 untuk pelaksanaan haji 2023 yang akan datang. 

Mereka disebut akan diberikan prioritas pertama, yaitu kesempatan pertama dilayani ketika proses ibadah haji 2023 akhirnya dimulai. 

 

Sumber: vanguardngr  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement