Selasa 09 Sep 2014 19:18 WIB

Kadaker Madinah Peringatkan Perusahaan Katering (2-habis)

Katering haji
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Katering haji

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Zaky Al Hamzah

"Makan aja sering telat, semalam sampai pukul 23.00 (waktu Arab Saudi) belum dateng. Sering dapat airnya dulu baru setelah itu makannya," keluh dia kepada Media Center Haji (MCH) Madinah di pemondokannya di lantai 6 Hotel Al Anwar Az Zahra, Madinah, Selasa (9/9) siang.

Meski Nasrullah tidak menyebutkan perusahaan katering yang akan terkena penalti atau diputus kontraknya, namun perusahaan katering memiliki kewajiban memasak paket makanan dalam jumlah banyak.

Salah satunya perusahaan katering, Al-Ahmadi. Perusahaan ini bertanggung jawab menyediakan paket makanan untuk 168 ribu jamaah calon haji Indonesia.

Dalam sehari, perusahaan ini menyiapkan dua ribu sampai lima ribu pack makanan. Di luar musim haji, perusahaan katering di Arab Saudi ini mampu menyediakan 30 ribu pack makanan.

Untuk menjamin mutu, perusahaan ini dilengkapi peralatan modern berkapasitas besar. Dalam menjaga menu khas Indonesia, Al-Ahmadi menyewa kepala koki asal Indonesia, bernama Deny Andres, asal Medan, Sumatra Utara.

"Bukan hanya menunya yang khas Indonesia, perusahaan katering di sini harus juga tepat waktu mengantarkan paket makanan ke masing-masing pemondokan," kata Nasrullah menegaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement