Selasa 24 Sep 2013 19:13 WIB

Jumlah Jamaah Haji Muda asal Australia Meningkat

Red:
Masjidil Haram
Masjidil Haram

CANBERRA -- Jika sebelumnya ada anggapan berangkat haji setelah berusia tua, di Australia justru sebaliknya. Banyak pemuda Muslim yang memilih pergi haji di saat muda, dengan harapan untuk lebih meningkatkan keimanan. Lebih dari 4 ribu jamaah haji asal Australia akan bergabung dengan sekitar 2 juta jemaah lainnya tahun ini untuk memenuhi rukun Islam yang kelima.

Tahun ini, terdapat peningkatan jumlah jamaah yang masih berusia muda untuk berangkat ke Makkah.

Salah satunya adalah Elias Atta. Di usianya yang baru 26 tahun, ia sudah mendapat kesempatan untuk berangkat haji. Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai pengacara ini mengaku baru memutuskan berangkat haji begitu saja. Ia merasa haji adalah salah satu momentum untuk memusatkan kembali apa yang menjadi prioritasnya.  "Haji adalah perjalanan sekali seumur hidup. Saya tak pernah tahu kapan bisa mendapat kesempatan ini lagi," ujar Elias.

Harapan untuk meningkatkan keimanan

Syeikh Yahya Safi dari Dewan Imam Nasional Australia mengatakan semakin banyak pemuda Muslim yang kembali pada penengakkan keimanannya. "Sekarang kita bisa melihat mereka yang berusia muda berangkat haji, sebelumnya kebanyakan mereka yang sudah tua," ujar Yahya.

"Haji mengajarkan kesabaran, memperkuat keimanan, dan praktik-nya mengingatkan kita pada pengorbanan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad."

Pasangan Nazih Naboulsi and Ayat El Saedy juga akan berangkat tahun ini untuk pertama kalinya.

"Tentunya ini bukanlah perjalanan yang mudah," ujar Ayat, yang masih berusia 24 tahun.

"Karena membutuhkan kekuatan fisik dan rohani, tetapi pasti akan menjadi bermakna pada akhirnya"

Pasangan yang berasal dari Sydney ini mengatakan perjalanan haji diharapkan dapat membantu hubungan mereka ke arah yang lebih spritual. "Saya yakin, ini akan membuat kita lebih dekat karena kami menjalankannya bersama-sama."

Penyanyi dan psikologis kelahiran Afghanistan, Hameed Attai juga akan berangkat tahun ini. Ia sudah lama memiliki keinginan untuk berhaji. Tapi, keluarga Hameed telah memintanya untuk menunda berangkat haji selama lima kali.  "Saya sudah menunggu momen ini," ujar Hameed, "pengalaman ini berarti penguatan dan peningkatan rohani."

Bagi Hameed, haji juga menjadi momen untuk kembali kepada Tuhan, diri sendiri, dan orang-orang di sekitar kita. Harapan Hameed lainnya setelah pulang dari haji adalah adanya perubahan yang baik dalam hidupnya.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ABC News (Australian Broadcasting Corporation). Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ABC News (Australian Broadcasting Corporation).
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement