Rabu 09 Oct 2013 10:52 WIB

Pembayaran Dam 2014 Melalui IDB

Menteri Agama Suryadharma Ali
Foto: Republika/Yasin Habibi
Menteri Agama Suryadharma Ali

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Pembayaran Dam atau denda dengan memotong hewan bagi jamaah haji Indonesia tahun 2014 akan diupayakan melalui Islamic Development Bank (IDB) agar umat Islam di Indonesia mendapat manfaatnya.

"Pembayaran dam yang dilakukan melalui IDB ini kelak manfaatnya akan bisa dikembalikan kepada masyarakat Indonesia," kata Menteri Agama Suryadhrma Ali usai bertemu Presiden IDB Dr Ahmad Mohamed Ali Al Madani, di Jeddah, Selasa (8/10).

Menteri Agama Suryadharma Ali menjelaskan, sebenarnya untuk pembayaran dam lewat IDB itu sudah dilakukan, namun masih bersifat sporadis namun nanti jumlah uang dam dari Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp240 miliar akan dikelola IDB. "Selama ini semuanya dikelola pemerintah Arab Saudi," katanya.

Ia menjelaskan, kerja sama lewat IDB dimulai 2014 sehingga pihaknya perlu mempersiapkan sistemnya dan juga melakukan edukasi kepada jamaah calon haji.

Selain membahas soal pembayaran dam, Menteri Agama Suryadharma Ali yang didampingi anggota amirul hajj Indonesia lainnya juga membahas membahas pengelolaan hewan kurban, pendidikan, serta keuangan syariah.

Anggota amirul hajj yang ikut pertemuan yaitu Ketua MUI KH Ma'aruf Amin dan Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti.

Terkait distribusi daging qurban, kata Menag, dalam jangka panjang bisa memperbaiki gizi masyarakat Indonesia serta membantu menstabilkan harga daging.

Pendidikan

Sementara terkait pendidikan Islam, Indonesia berharap agar IDB dapat meningkatkan peranannya kepada Indonesia.

Saat ini IDB sudah memberikan pinjaman lunak yang digunakan untuk melakukan pembangunan fisik Universitas Islam Negeri (UIN) di Malang, Jakarta, Yogyakarta, MaKassar, Riau, dan Bandung.

"Minat mahasiswa untuk belajar keuangan syariah juga meningkat. Kami meminta agar IDB bisa menerima mereka untuk praktik di bank-bank yang dikelola IDB," kata Menag.

Sementara itu, Presiden Islamic Development Bank (IDB), Dr Ahmad Mohamed Ali Al Madani mengatakan, pihaknya berupaya menjalin berbagai kerja sama dengan Indonesia termasuk membantu bank-bank syariah di Indonesia.

IDB merupakan pemegang saham utama di Bank Muamalat. "Kami membuka pintu bagi bank syariah mana pun di Indonesia yang ingin bekerja sama dengan IDB," katanya.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement