REPUBLIKA.CO.ID, -- Jelang memasuki hari Arafah 9 Zulhijjah, berbagai persiapan telah dilakukan. Jamaah haji juga telah mempersiapkan fisik dan mental untuk melakukan rangkaian haji yang akan dimulai Senin (14/10) esok.
"Semuanya sudah kita persiapkan, mulai dari bimbingan ibadah berupa pengetahuan tentang haji, hingga kondisi fisik dan kesehatan jamaah. Insya Allah kita siap melaksanakan haji," jelas salah seorang pembimbing ibadah di TPIHI Fuad Thohari kepada Republika via telepon, Ahad (13/10).
Ketika dihubungi, Fuad tengah mengecek kondisi Arafah yang akan dijadikan tempat Wukuf. Ia melaporkan, petugas haji dari Pemerintah Arab Saudi menyatakan kondisi Arafah telah siap menyambut jamaah haji.
Hingga saat ini, yang menjadi kendala bagi jamaah haji adalah armada bus yang kurang. Menurut Fuad, kendati telah dibantu oleh pihak pemondokan untuk menyediakan transportasi, jumlah bus masih dirasa kurang.
"Jumlah bus relatif kurang. Mungkin ada yang tidak kebagian tempat duduk. Jadi kita minta jamaah untuk berlapang hati. Karena bus Arab biasanya kan besar-besar, jadi angkutan berdua bisa dipakai bertiga," paparnya.




