Ahad 14 Sep 2014 15:07 WIB

Yordania Bantu Jamaah Calon Haji Asal Israel

Rep: Mgrol26/ Red: Agung Sasongko
Bendera Yordania (ilustrasi)
Bendera Yordania (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -– Pemerintah Yordania telah memberikan izin penggunaan paspor sementara warga Israel yang akan melaksanakan ibadah haji. Ini mengikuti aturan yang dikeluarkan Kerajaan Saudi terkait penolakan visa pada paspor Israel.

Setiap tahunnya, hampir lima ribu jamaah haji asal Israel datang untuk menunaikan ibadah haji. Warga berpaspor Israel tidak akan diakui oleh negara-negara Arab kecuali Yordania dan Mesir. Hal ini terkait perjanjian damai yang dilakukan kedua negara pada Israel.

"Kami memahami masalah Arab-Israel, karena itu kami mencoba memfasilitasi perjalanan mereka ke Arab sebanyak yang kita bisa. Kami mengeluarkan mereka paspor satu bulan setelah kedatangan mereka di Inggris, yang mereka gunakan saat mengajukan permohonan visa di kedutaan Saudi untuk haji, " kata Direktur Jenderal Yordania Paspor dan Status Sipil Departemen Marqan Qutaishat.

 

Diberitakan Arab News, Ahad (14/9), Qutaishat mengatakan, jamaah asal Israel harus menyerahkan paspor sementara pada pemerintah Yordania usai pelaksanaan ibadah haji.

Duta besar Arab Saudi, Amman Sami Al-Saleh menekankan pihaknya tidak menerima paspor Israel. Jika ada warga Israel yang hendak datang ke Arab harus menggunakan paspor sementara yang dikeuarkan Pemerintah Yordania.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement