Transit Enam Jam di Batam, Jamaah Calon Haji Kelelahan

Rabu , 09 Sep 2015, 12:50 WIB Redaktur : Indah Wulandari
Sejumlah petugas membantu seorang jemaah calon haji (JCH) Kota Jambi yang belum mendapatkan kepastian pemberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Antara, Jambi, Selasa (8/9).
Sejumlah petugas membantu seorang jemaah calon haji (JCH) Kota Jambi yang belum mendapatkan kepastian pemberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Antara, Jambi, Selasa (8/9).

REPUBLIKA.CO.ID,

 

Terkait

BATAM -- Jamaah calon haji (JCH) Jambi harus menunggu selama enam jam di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, sebelum melanjutkan perjalanan ke ibadah haji ke Tanah Suci, Rabu (9/9).

"Jamaah haji Jambi tiba di Bandara Hang Nadim, Batam Rabu(9/9) pukul 04.15 WIB, dan sampai jam 11.00 WIB masih menunggu keberangkatan pesawat Saudi Arabian Airlines ke Mekkah," kata Wakil Sekretaris Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam Widarto.

Mulai musim haji 2015, Jambi memang menjadi Embarkasi Haji Antara. Dengan begitu, maka JCH tidak menginap di Asrama Haji Batam, melainkan hanya singgah sementara di Bandara Hang Nadim. Seluruh urusan keperluan haji seperti pembagian uang saku, pemeriksaan kesehatan dan lainnya juga diurus di Jambi.

Sebenarnya, pesawat Saudi Arabian Airlines direncanakan lepas landas pukul 10.15 WIB. Namun, pemberangkatan tertunda sekitar satu jam, sehingga jamaah harus menunggu lebih lama dari yang diperkirakan.

Selama menunggu di Bandara Hang Nadim Batam, JCH Jambi terlihat lelah, tidur-tiduran di sekitar ruang tunggu bandara.

"Mereka terlihat lelah. Mungkin karena berangkat dari Jambi pukul 03.00 WIB, dan sampai pukul 11.00 WIB masih menunggu," kata dia.

Pemerintah Provinsi Jambi menyiapkan sarapan kepada JCH di Bandara Hang Nadim.

Begitu pula pihak Maskapai Saudi Arabian Airlines menyiapkan makanan ringan, karena penundaan penerbangan.

"Sejauh ini, pelaksanaan Embarkasi Antara berjalan sesuai dengan perencanaan," kata Widarto.

Ia mengatakan meski JCH Jambi tidak menginap di Asrama Haji, namun PPIH Embarkasi Batam tetap bersiaga, menyiapkan segala kebutuhan jamaah.

Embarkasi Batam memberangkatkan 8.911 orang calhaj yang terdiri dari 795 orang asal Kepri (kloter 1 dan 15), 4.036 calhaj Riau (kloter 2-10 dan kloter 20), 1.872 calhaj Kalimantan Barat (kloter 11-15) dan 2.108 calhaj Jambi (kloter 16-20).

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini