Rabu 02 Dec 2015 09:08 WIB

Soal Penambahan Kuota Haji, Kemenag Tunggu Kepastian Saudi

Rep: marniati/ Red: Damanhuri Zuhri
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia, Abdul DJamil,
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia, Abdul DJamil,

REPUBLICO.CO.ID. BOGOR -- Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Djamil mengatakan normal atau tidaknya kuota haji tahun 2016 masih menunggu pemberitahuan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

"Sampai saat ini kami belum bisa menyampaikan kepada calon jamaah haji, kuota haji Indonesia akan normal kembali seperti sebelum adanya pemotongan 20 persen oleh Pemerintah Arab Saudi akibat dari proyek perluasan Masjidil Haram," ungkap Abdul Djamil dalam siaran Pers yang diterima Republika, Rabu (2/12).

Abdul Djamil menjelaskan, pada pertengahan Januari mendatang ia akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi untuk membahas masalah kuota ini kepada pemerintah Arab Saudi. Nanti hasil pertemuan tersebut akan disampaikan kepada publik.

Menurutnya, kebijakan pemerintah Arab Saudi memotong 20 persen kuota haji kepada seluruh negara termasuk Indonesia akibat perluasan Masjidil Haram. Dampaknya, kata dia, semakin membuat panjangnya antrian daftar tunggu haji di dalam negeri.

"Mohon doa umat agar kuota haji Indonesia bertambah. Tanpa dukungan umat kami bukanlah siapa-siapa dan takkan berdaya," katanya menjelaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement