Rabu 10 Aug 2016 14:10 WIB

Satu Calhaj Asal Jakarta Selatan Ditunda Keberangkatannya

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Agung Sasongko
Pemeriksaan Kesehatan. Jamaah calon haji kloter 3 mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis usai tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (9/8).
Foto: Republika/ Wihdan Hidayat
Pemeriksaan Kesehatan. Jamaah calon haji kloter 3 mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis usai tiba di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (9/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satu lagi calon jamaah haji (Calhaj) embarkasi Jakarta-Pondok Gede harus ditunda keberangkatannya. Penundaan tersebut karena faktor kesehatan.

Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Jakarta-Pondok Gede, Zulkarnain menjelaskan, satu orang tersebut yaitu Nyai Kenah Inen binti Sudarya (54).

"Karena harus cuci darah (hemodealisis)," ujar Zulkarnain kepada republika.co.id, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (10/8).

Nyai Kenah, kata Zulkarnain, semestinya ikut diberangkatkan bersama rombongan kloter tiga Jakarta Selatan pada Rabu pagi tadi. Namun, dokter merekomendasikan untuk menunda keberangkatannya.

Zulkarnain belum dapat memastikan kapan Nyai Kenah akan diberangkatkan. Namun pastinya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya. Karena itu, Calhaj dari kloter tiga yang diberangkatkan berjumlah 392 orang.

Sebelumnya, terdapat tiga Calhaj kloter dua embarkasi Jakarta-Pondok Gede juga harus ditunda keberangkatannya karena kesehatan. Mereka kini sedang dipulangkan untuk sementara.

Tiga Calhaj dari kloter dua yang ditunda keberangkatannya tersebut yaitu, Dulkarnain Suwa karena telat disuntik vaksin meningitis. Kemudian Sugeng Hartowiyono dan Ropiah Mahrub Mawi keduanya karena cuci darah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement