Sabtu 08 Apr 2017 12:12 WIB

Penerbangan Jamaah Haji Indonesia, Dua Gelombang

Salah satu pesawat milik maskapai Saudi Airlines.
Foto: AFP
Salah satu pesawat milik maskapai Saudi Airlines.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Seperti tahun sebelumnya, pengangkutan calon jemaah haji ke Arab Saudi dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang I mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah dan pulang melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAIA) Jeddah. Masa operasional pemberangkatan gelombang I dari 28 Juli -11 Agustus 2017. Sedangkan masa operasional pemulangannya dari 6 -20 September 2017.

"Untuk pemberangkatan gelombang II, calon jemaah akan mendarat di Bandara KAIA Jeddah dan pulang melalui Bandara AMAA Madinah. Masa operasional pemberangkatan jamaah gelombang II dari 12 -26 Agustus 2017. Sedangkan masa operasional pemulangannya dari 21 September -5 Oktober 2017," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Abdul Djamil, kemarin.

Dikatakan Djamil, transportasi udara jamaah haji Indonesia dari tanah air ke Arab Saudi pergi pulang menggunakan sistem charter. Bahkan, kata dia, penerbangan yang dilakukan itu langsung tanpa transit, kecuali karena dua alasan.

Pertama, untuk kepentingan pengisian bahan bakar di salah satu embarkasi haji atau wilayah tertentu. Kedua, karena alasan keselamatan penerbangan harus melakukan pendaratan di suatu wilayah, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, kenyamanan dan efisiensi.

Abdul Djamil memastikan, proses Penetapan Pelaksana Transportasi Udara dilaksanakan melalui proses seleksi dengan mengacu pada PMA No. 25 Tahun 2015 tentang Penyediaan Transportasi Udara bagi Jamaah Haji Reguler.

sumber : kemenag.go.id
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi