Jumat 11 Aug 2017 06:30 WIB
Pemberangkatan Jamaah Gelombang Kedua

Ini Alasan Jamaah Diimbau Mandi Umrah di Embarkasi

petugas PPIH Daker Jeddah, memakaian kain ihram ke salah satu jamaah haji Kloter 39 Embarkasi Solo di Plaza Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (16/9) malam waktu arab saudi. Sejak Senin (15/9) (Republika/Zaky Alhamzah)
Foto: Republika/Zaky Alhamzah
petugas PPIH Daker Jeddah, memakaian kain ihram ke salah satu jamaah haji Kloter 39 Embarkasi Solo di Plaza Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Selasa (16/9) malam waktu arab saudi. Sejak Senin (15/9) (Republika/Zaky Alhamzah)

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Jamaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 12 Agustus 2017. Berbeda dengan gelombang satu yang tiba di Madinah, jamaah gelombang kedua akan mendarat di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah.

Dari Jeddah, jamaah lalu diberangkatkan ke Makkah untuk melaksanakan umrah wajib. Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis mengatakan bahwa Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) telah mengeluarkan edaran yang berisi imbauan agar jamaah mandi umrahnya di embarkasi. Edaran ini diterbitkan menyusul adanya larangan penumpukan jamaah dalam waktu lama dari otoritas bandara Jeddah.

“Bagi jamaah yang akan berangkat, diharapkan melakukan mandi umrah di embarkasi. Tujuannya, ketika sampai di bandara Jedah setelah pengecekan imigrasi dan bea cukai, jamaah dapat langsung niat umrah di bandara dan di dorong ke Makkah untuk melaksanakan ibadah umrah,” ujar Sri Ilham, kemarin.

“Kalau perempuan, setelah mandi umrah di embarkasi bisa langsung menggunakan ihram. Bagi laki-laki, bisa berganti ihram di bandara sehingga mempercepat proses keluarnya dari bandara,” sambungnya.

Senada dengan Sri Ilham, Kepala Daker Bandara Arsyah Hidayat menggarisbawahi perlunya jamaah haji gelombang kedua mandi umrah sejak dari embarkasi di Tanah Air. Adapun berganti kain ihram dan niatnya, bagi laki-laki bisa dilakukan di bandara.

Ini penting, kata Arsyad, untuk mempersingkat keberadaan jamaah di Bandara. “Tidak bisa dibayangkan kalau setiap jamaah harus mandi dulu semua, antrean akan lebih panjang. Apalagi tahun ini kuota haji seluruh dunia kembali normal,” ujarnya di Bandara AMAA Madinah beberapa waktu lalu.

Arsyad mengaku, kalau pihaknya akan mulai memberangkatkan sebagian petugas Daker Bandara pada 11 Agustus 2017 untuk persiapan penyambutan kedatangan jamaah haji gelombang kedua di Jeddah.

sumber : kemenag.go.id
Berita Lainnya
Terpopuler

Rekomendasi