IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Delapan peluang investasi di sektor Haji dan Umrah telah diluncurkan oleh Komisi Pengembangan Makkah pada hari kedua Makkah Economic Forum, Selasa (8/5). Peluang investasi ini terbuka bagi semua pihak global.
Seperti dilansir dari Arab News, peluang tersebut diantaranya pengadaan proyek pabrik pengolahan limbah daging kurban, proyek layanan dukungan untuk orang-orang dengan kebutuhan khusus, proyek pengembangan Miqat Qarn Al-Manazel, pabrik makanan untuk peziarah, pabrik produk buatan Mekah, proyek pengembangan Makkah Gate, proyek terminal pusat kota, dan proyek pengembangan situs sejarah Makkah dan Madinah.
Biaya investasi dari pabrik pengolahan limbah daging kurban diperkirakan adalah 88 juta riyal atau 23,5 juta dolar AS. Proyek layanan dukungan untuk orang dengan kebutuhan khusus senilai 24 juta riyal dengan tujuan menyediakan layanan berkualitas tinggi untuk para penyandang cacat dan orang tua lanjut usia selama musim haji dan umrah.
Sementara proyek pengembangan Qarn Al-Manazel yang membutuhkan investasi sebesar 50 juta riyal bertujuan merenovasi area dekat Qarn Al-Manazil Miqat. Di area tersebut pusat perbelanjaan dan fasilitas mencuci akan dibangun.
Pabrik makanan untuk proyek peziarah dengan biaya 90 juta riyal akan membangun dan mengoperasikan pabrik makanan di daerah Muzdalifah. Pabrik ini untuk menyediakan makanan berkualitas tinggi kepada para peziarah dengan harga terjangkau.
Selain itu, proyek pabrik produk buatan Makkah senilai 175 juta riyal akan membangun pusat komersial untuk mempromosikan produk yang dibuat di Makkah dan Madinah. Termasuk suvenir, makanan lokal, dan komoditas lainnya.
Proyek pengembangan 'Makah Gate' dengan biaya 130 juta riyal bertujuan membangun dan mengoperasikan Gerbang Makkah serta area parkir dan bangunan komersial untuk disewakan. 'Downtown Terminal Project' yang menelan biaya 85 juta riyal akan membangun dan mengoperasikan stasiun pusat kota yang dapat diakses oleh semua hotel bintang lima.
Proyek ini juga bertujuan nengurangi tekanan pada terminal lokal dan internasional dan meningkatkan pengalaman pengunjung. Terakhir proyek pengembangan situs sejarah Makkah dan Madinah melibatkan investasi sebesar 425 juta riyal untuk merenovasi empat situs bersejarah yang sangat penting di Makkah dan Madinah, yakni Jabal Nur, Jabal Ttusr, Jabal Al-Rumah, dan Arwah Ibn Al-Zubair Palace.