Rabu 30 May 2018 22:20 WIB

Koper Haji Permudah Calhaj Lansia

jamaah haji Indonesia selalu menggunakan tas tenteng, tak pernah koper.

Rep: Umi Nur Fadillah/ Red: Agung Sasongko
Kementerian Agama (Kemenag) mengubah tas tenteng haji 1439H/2018 menjadi koper
Foto: Kemenag RI
Kementerian Agama (Kemenag) mengubah tas tenteng haji 1439H/2018 menjadi koper

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan sejumlah terobosan dalam pelayanan calon jamaah haji (calhaj) Indonesia pada 1439H/2018. Salah satunya, yakni pergantian tas tentang menjadi koper.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali menjelaskan Kemenag menyadari tak ada perubahan atau inovasi tas jamaah haji dari zaman dahulu hingga sekarang. Ia mengatakan, jamaah haji Indonesia selalu menggunakan tas tenteng, tak pernah koper.

"Sehingga ini bagi jamaah haji yang agak manula (dewasa dan lanjut usia) kerepotan ketika menenteng tas itu. Nah, sekarang koper, tahun ini, harus koper," kata dia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut dia, harus ada perkembangan tas untuk jamaah haji Indonesia. Terkait alasan masih banyak stok tas tenteng, Nizar mengatakan tidak mau tahu menahu. Sebab, ia mengatakan, Kemenag memutuskan mengubah kebijakan dari tas tentang menjadi koper.

 

photo
Infografis Jamaah Haji Indonesia

Ia menjelaskan, calhaj akan menerima tiga tas, yakni tas besar, koper, dan tas paspor. Untuk tas besar, sekarang ada roda dan penarik untuk memudahkan calhaj membawanya. Model ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Sehingga, nanti tukang sol koper di embarkasi tidak ada lagi karena sudah kita layani fasilitas ini," kata Nizar.

Untuk bahannya, tas koper masih menggunakan kain. Sebenarnya, Kemenag meminta bahan koper berupa fiber. Namun, setelah melalui kajian, koper berbahan fiber lebih licin dan menyulitkan saat posisi bertumpuk-tumpuk.

"Sehingga, (berbahan) kain tidak apa-apa yang penting definisinya koper, bukan tas tenteng,"tutur dia.

photo
Kementerian Agama (Kemenag) mengubah tas tenteng haji 1439H/2018 menjadi koper

Untuk 2019, Nizar melanjutkan, Kemenag meminta semua tas jamaah dalam bentuk koper, baik yang besar maupun kecil (sebelumnya tas tenteng). Selain itu, ia mengatakan, Kemenag mengupayakan bahan koper terbuat dari fiber yang kualitasnya bagus.

"Kita lengkapi dengan SMS Center Haji, untuk memudahkan jamaah berkomunikasi dengan kita petugas, kata Nizar.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement