Ahad 05 Aug 2018 12:52 WIB

Layani Jamaah Indonesia, Petugas Saudi Kian Ramah

Petugas dari Arab Saudi lebih ramah dan komunikatif melayani jamaah Indonesia.

Rep: Fitriyan Zamzami/ Red: Reiny Dwinanda
Jamaah haji Indonesia tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Rabu (1/8).
Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Jamaah haji Indonesia tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Rabu (1/8).

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat menilai para petugas dari Arab Saudi yang bertugas membantu jamaah Indonesia jauh lebih ramah tahun ini. Mereka juga lebih cepat bekerja mendorong jamaah Indonesia di bandara-bandara kedatangan di Arab Saudi.

Sepanjang mengurusi jamaah Indonesia sejak 2009 di Arab Saudi, Arsyad melihat ada perubahan mencolok tahun ini. “Tahun ini jauh lebih baik dan lebih komunikatif,” kata Arsyad di Bandara King Abdulaziz, akhir pekan ini.

Pada sisi keimigrasian, misalnya, para petugas Saudi tak lagi berlama-lama saat menangani jamaah Indonesia. Terbantu pemeriksaan biometrik di Tanah Air, sepanjang gelombang kedatangan kali ini ada pemangkasan waktu hingga tiga jam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Petugas Saudi yang mendorong jamaah ke bus di Bandara KAIA juga tahun ini untuk pertama kalinya mulai mengenakan celana kain dan kemeja berdasi, bukan gamis tradisional seperti biasanya. Mereka tampak berusia muda dan banyak yang tak jarang menyapa jamaah menggunakan bahasa Indonesia.

Menurut Arsyad, hal itu agaknya upaya terkoordinasi dari Kementerian Haji Arab Saudi. “Nampaknya di-training sebelum berinteraksi dengan jamaah haji. Umumnya mereka bagus saat berkomunikasi dengan petugas Indonesia dan jamaah. Sangat ramah dan ada canda di sela-sela komunikasi,” kata Arsyad.

Selain sikap, menurut Arsyad ,baru tahun ini ia menyaksikan Kementerian Haji Arab Saudi menegur petugas maupun perusahaan yang melayani jamaah Indonesia. Hal ini terjadi saat petugas Saudi nampak serampangan dalam percepatan pendorongan jamaah Indonesia ke bus menuju Makkah.

Hal itu, menurutnya, menunjukkan ada itikad menerima kritikan. “Ini sebelum-sebelumnya tak pernah terjadi,” kata Arsyad.

Menurutnya perubahan pelayanan Saudi tahun ini adalah perubahan positif bagi jamaah Indonesia. Kekurangan-kekurangan kecil di sana-sini dalam pelayanan tersebut, menurut Arsyad, PPIH Arab Saudi akan mengevaluasi dan melaporkan ke pihak terkait.

Dari pantauan Republika.co.id, memang tampak interaksi antara jamaah Indonesia dengan petugas Saudi sepanjang gelombang kedatangan. Beberapa tampak ikut mengatur barisan jamaah sembari tersenyum dan mencoba-coba bahasa Indonesia. "Satu di sini, dua di sini," kata seorang petugas Saudi menjejerkan jamaah sesuai rombongan. "Kalian, jalan, jalan!" kata mereka menandakan waktunya jamaah memasuki bus. n

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement