Selasa 28 Aug 2018 20:00 WIB

Saudi Rilis Jumlah Jamaah Haji Selama 24 Tahun Terakhir

.

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah haji Indonesia nampak berkumpul selepas melaksanakan tawaf ifadhah di Masjidil Haram, Jumat (24/9). Sejumlah jamaah nampak kebingungan mencari angkutan ke hotel menyusul belum beroperasinya bus shalawat hari itu.
Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Jamaah haji Indonesia nampak berkumpul selepas melaksanakan tawaf ifadhah di Masjidil Haram, Jumat (24/9). Sejumlah jamaah nampak kebingungan mencari angkutan ke hotel menyusul belum beroperasinya bus shalawat hari itu.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Arab Saudi merilis total jumlah jamaah yang telah melaksanakan ibadah haji dalam 24 tahun terakhir. General Authority for Statistics (Gastat) mengatakan Arab Saudi telah melayani 52.683.893 orang jamaah dalam pelaksanaan haji sejak 1995.

Data tersebut tercantum dalam sebuah laporan yang diperoleh Daily Trust, terkait angka-angka statistik pelaksanaan haji. Dilansir di laman berita tersebut, Senin (27/8), total jamaah sejak 1995 (1416H) hingga 2016 (1437H) yakni 47.960.096 orang.

Dengan rincian total jamaah dari dalam negeri Saudi yakni sebanyak 16.027.649 orang. Sementara dari luar negeri sebanyak 31.932.447 orang. Pada 2017, total jamaah haji sebanyak 2.352.122 orang sementara 2018 yakni 2.371.675 orang.

Terjadi peningkatan jumlah jamaah sebanyak 19.553 orang pada 2018 dari tahun sebelumnya. Total jamaah pria tercatat lebih tinggi dibandingkan perempuan. Sementara jumlah jamaah tertinggi tercatat pada 2012 sebanyak 3.161.573 orang.

Sementara jumlah terendah pada 1998 dengan total 1.831.998 orang, terdiri dari 775.268 jamaah domestik dan 1.056.730 jamaah luar negeri. Data tersebut diperoleh dari perhitungan statistik, pengawasan teknis dan regulasi dari Sektor Informasi dan Statistik Saudi. 

Tercatat pemotongan kuota jamaah pada beberapa periode ekspansi Masjid al-Haram di Makkah. Pengurangan kuota sebesar 20 persen untuk setiap negara luar Saudi dan 50 persen untuk jamaah dalam negeri.

Hingga saat ini, pekerjaan ekspansi situs suci masih belum rampung. Pemerintah Arab Saudi merencanakan sejumlah pemutakhiran, khususnya di Masjid al-Haram, Makkah. Tujuan utama ekspansi adalah meningkatkan akomodasi untuk jamaah yang terus bertambah.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement