Kamis 13 Sep 2018 18:46 WIB

4 Kloter Haji Kalsel Belum Pulang

Hingga kini baru 9 kloter dari Embarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke Tanah Air.

Jamaah Kloter 41 Embarkasi Jakarta-Bekasi memasuki ruang tunggu di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Ahad (9/9) dini hari. Kloter tersebut merupakan rombongan pertama yang bertolak pulang dalam gelombang kedua kepulangan jamaah haji.
Foto: Republika/Fitriyan Zamzami
Jamaah Kloter 41 Embarkasi Jakarta-Bekasi memasuki ruang tunggu di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Ahad (9/9) dini hari. Kloter tersebut merupakan rombongan pertama yang bertolak pulang dalam gelombang kedua kepulangan jamaah haji.

IHRAM.CO.ID, BANJAMASIN -- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Noor Fahmi mengatakan tinggal empat Kelompok Terbang (Kloter) jamaah haji asal provinsinya yang belum pulang atau masih di Tanah Suci. Hingga kini baru sembilan Kloter dari Embarkasi Banjarmasin yang sudah pulang ke Tanah Air. Sebanyak delapan Kloter dari Kalsel, satu Kloternya dari Kalimantan Tengah (Kalteng).

Ia menambahkan kloter satu hingga tujuh jamaah haji dari Kalsel. Sedangkan kloter delapan jamaah haji dari Kalteng, dan menyusul kloter sembilan dari Kalsel. "Setelah ini Kloter 10, 11 dan 12 kembali datang dari jamaah haji Kalteng, baru Kloter 13 dari Kalsel, kemudian Kloter 14 dari Kalteng lagi," terangnya.

Berikutnya, untuk Kloter 15, 16 dan 17 kembali dari Kalsel. Untuk jamaah haji asal Kalsel yang sudah dipulangkan dari 31 Agustus hingga 12 September 2018, sudah sebanyak 2.955 orang. Total jamaah haji Kalsel seluruhnya sebanyak 3.886 orang. "Namun jumlah ini belum dikurang jamaah haji yang sudah wafat di Tanah Suci yang berjumlah enam orang dan satu orang wafat saat sudah tiba di Tanah Air," paparnya.

Menurut dia, kondisi jamaah haji yang tersisa di Tanah Suci saat ini dilaporkan dalam kondisi baik. "Kita berdoa bersama tidak ada lagi jamaah haji daerah kita, dan seluruhnya se-Indonesia yang masih di Tanah Suci yang wafat lagi," tambah Noor Fahmi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement