Kamis 03 Jan 2019 12:39 WIB

Ini Alasan Yasmira Telantarkan 25 Jamaah di Tanah Suci

PT Yasmira ternyata memang tidak membelikan tiket pulang untuk 25 jamaahnya.

Rep: Ali Yusuf / Red: Andi Nur Aminah
Noer Alya Fitra, Kasubdit Pengawasan Umrah Kementerian Agama
Foto: Kemenag.go.id
Noer Alya Fitra, Kasubdit Pengawasan Umrah Kementerian Agama

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama melalui Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus telah memanggil pihak yang diduga berperan terhadap telantarnya 25 jamaah umrah di Tanah Suci. Pihak terkait yang telah dipanggil itu, di antaranya, PT Yasmira selaku Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan PT Edipeni selaku provider visa umrah.

Meski Kementerian Agama memanggil dua pihak, yakni PT Yasmira (PPIU) dan PT Edipeni (Porvider), hanya dari PT Edipeni yang diwakilkan direkturnya hadir ke kantor Kementerian Agama, Rabu (2/1). Kasubdit Pamantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Noer Alya Fitra mengatakan, meski PT Yasmira tidak hadir, pihaknya terus menghubungi PT Yasmira untuk bertanggung jawab terhadap kepulangan 25 jamaah di Jeddah, Saudi Arabia. "Kami kejar terus agar 25 jamaah bisa dipulangkan,” Kata Noer Alya Fitra saat dihubungi Republika.co.id, Kamis (3/1).

Baca Juga

Noer Alya mengatakan, alasan PT Yasmira tidak hadir adalah karena posisi kantor PT Yasmira berada di Medan, Sumatra Utara. “Yasmira posisi kantornya ada di Medan. Sehingga, dia minta waktu mungkin hari ini (Kamis 3/1) dia baru bisa datang. Tapi, kita kontak terus,” katanya.

Dari hasil memintai keterangan melalui telpon dengan PT Yasmira itulah, Noer Alya mengatakan, diketahui apa alasan PT Yasmira tidak bisa memulangkan ke-25 jamaah umrahnya dari Tanah Suci. “Karena tiketnya enggak ada, tiketnya enggak dibeliin untuk tiket pulang,” katanya.

Noer Alya menuturkan, banyak sekali alasan yang disampaikan PT Yasmira. Padahal, jamaah sudah membayar paket sebesar Rp 35 juta. “Kita tanya kenapa tiketnya tidak dibelikan? Ya alasannya macam-macama, katanya duitnya untuk nalangin ini itu-ini itu yang jelas, katanya, gali lubang tutup lubang intinya,” katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement