Jamaah Haji Indonesia Sisa 17 Kloter Lagi

Senin , 05 Aug 2019, 16:16 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Jamaah haji Indonesia asal Embarkasi JKS, menyebrang jalan raya dipandu oleh petugas haji di Jalan Taqwa, Misfalah, Makkah, Senin (29/7).  PPIH Arab Saudi menginstruksikan agar petugas haji untuk membantu jamaah yang ingin menyebrang jalan karena adanya perbedaan budaya lalu lintas Indonesia dan Arab Saudi.
Jamaah haji Indonesia asal Embarkasi JKS, menyebrang jalan raya dipandu oleh petugas haji di Jalan Taqwa, Misfalah, Makkah, Senin (29/7). PPIH Arab Saudi menginstruksikan agar petugas haji untuk membantu jamaah yang ingin menyebrang jalan karena adanya perbedaan budaya lalu lintas Indonesia dan Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, Oleh Syahruddin El-Fikri dari Makkah, Arab Saudi

 

Terkait

MAKKAH -- Jumlah jamaah haji Indonesia kini tersisa 17 kloter lagi. Merujuk pada data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag RI, pada Ahad (4/8) waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin (5/8) dinihari waktu Indonesia Barat (WIB), jumlah jamaah haji Indonesia yang sudah tiba di Tanah Suci sebanyak 512 kloter. Artinya, tersisa 17 kloter lagi dari rencana 529 kloter.

Baca Juga

Adapun jumlah jamaah haji yang sudah tiba sebanyak 206.198 jamaah, dan petugas haji (terdiri atas Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia/TPIHI, Tim Pembimbing Haji Daerah/TPHD, Tim Kesehatan Haji Daerah/TKHD, dan Tim Pemandu Haji Indonesia/TPHI) sebanyak 2.560 orang.

Sedangkan yang sedang dalam proses penerbangan, sudah diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 517 kloter, atau lima kloter dengan jumlah jamaah 1.985 orang dan petugas haji sebanyak 25 orang.

Sebagaimana diketahui, jamaah haji Indonesia berjumlah 214 orang yang reguler, ditambah 17 ribu jamaah haji khusus. Totalnya berjumlah 231 ribu orang. Berdasarkan data Siskohat Kemenag tersebut, jamaah haji reguler yang berangkat dan terhimpun dalam siskohat tersisa sekitar 5.732 jamaah dan 85 petugas haji.

Sementara itu, jumlah jamaah yang wafat terus bertambah. Saat ini jumlahnya sudah mencapai 65 orang. Pada Ahad (4/8), jumlah jamaah yang wafat bertambah sebanyak 10 orang.

Ke-10 jamaah yang wafat itu adalah Layong Kara Ayub (PDG-16), Zaini Sirin Hamid (PDG-18), Giyono Gito Pawiro (SOC-6), Hazanah Muhammad Yusuf (BTJ-2), Salmiyah Muhammad Daud (BTJ-1), Nuraini Malik Lubis (JKG-6), Sugiati Binti Saliman Karyo (BTH-6), Ibnu Sungud Sumadiwirya (SOC-67), Maisaro Akib Abdul Gani (PLM-17), dan Mashudi Muhammad Iksan Mansyur (SUB-44).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengingatkan agar jamaah terus menjaga diri dan kesehatannya. “Jaga diri, dan ukur kemampuan diri bila hendak melakukan sesuatu. Jaga kesehatan dan pola makan,” ujar Lukman Hakim Saifuddin yang juga amirul hajj 2019.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini