Jumat 24 Apr 2020 17:42 WIB

Alumni Petugas Haji Gelar Talkshow Hidup Sehat Tanpa Corona

Kegiatan alumni petugas haji tak surut meski di tengah pandemi corona.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
Alumni Petugas Haji Gelar Talkshow Hidup Sehat Tanpa Corona. Foto: Seragam petugas haji Indonesia 2019
Foto: Republika TV/Muhammad Hafil
Alumni Petugas Haji Gelar Talkshow Hidup Sehat Tanpa Corona. Foto: Seragam petugas haji Indonesia 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dampak mewabahnya virus Covid-19 menjadikan semua aktiftas harus mengalami penyesuaian. Usaha ini dilakukan demi mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.

Masyarakat diminta untuk menahan diri dan menghindari kerumunanan, serta menjaga jarak agar penyebaran wabah tidak terjadi. Meski demikian, adanya penyesuaian ini tidak membuat Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) surut dari aktifitas organisasi.

Baca Juga

Perubahan yang ada, tidak menyurutkan niat Pengurus Wilayah FKAPHI Provinsi Jawa Barat dalam mengadakan talkshow. Tema yang diambil kali ini adalah "Hidup Sehat Tanpa Corona" via media daring, Zoomeet.

Dalam diskusi ini, FKAPHI menghadirkan narasumber Wakil Ketua Satuan Pemeriksaan Internal Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, yang juga ahli dalam bidang Terapis dan Trainer SEFT For Healing Motivator, yakni dr. Hj. Zulaehah Hidayati ,MMRS, THT.

 

Zulaehah dalam materinya memberikan tips-tips preventif, langkah - langkah SEFT, serta adanya demo sederhana tapi efektif kepada peserta untuk hidup sehat tanpa corona.

“Terus berpikir positif, jangan cemas serta ikhlas dalam mengahadapi pandemu ini, karena semua datangmya dari Allah dan akan kembali kepada Allah,” kata Zulaehah dalam keterangan resmi yang didapat Republika, Jumat (24/4).

Ketua PW FKAPHI Provinsi Jawa Barat, Asep Komaruddin, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan talkshow dengan tema tersebut. Kegiatan ini merupakan acara perdana PW FKAPHI Jawa Barat, sebagai wujud kontribusi nyata Alumni Petugas Haji Indonesia Jawa Barat kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Wabah covid-19 disebut tidak hanya merenggut kesehatan dan ekonomi, tapi juga psikologi masyarakat Indonesia dan dunia. Kondisi ekonomi yang terus menurun, menambah tekanan psikologis luar biasa bagi masyarakat, di samping tekanan kesehatan.

"Sehingga perlu edukasi bagi masyarakat bagaimana dapat keluar dari tekanan psikologis tersebut. Hadirnya edukasi seperti talkshow ini semoga dapat menjadi solusi alternatif kesehatan psikologis bagi masyarakat,” ucap pria yang akrab di panggil Askom ini.

Askom berharap kegiatan ini dapat menjadi awal yang baik, bagi kiprah PW FKAPHI Jawa Barat. Organisasi ini disebut masih baru, namun hadir dalam situasi yang  tidak baik karena pandemi global ini.

Meski begitu, FKPAPHI Jawa Barat memiliki komitmen baik dan mengawali kehadirannya dengan memberikan kontribusi nyata, yang dapat dirasakan masyarakat akan kehadirannya.

“Kami berharap, acara ini dapat menjadi awal yang baik bagi kiprah PW FKAPHI Jawa Barat, yang baru hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami mengawalinya dengan memberikan kontribusi nyata yang dapat dirasakan masyarakat,” ucapnya.

FKAPHI yang merupakan organisasi gabungan dari alumni petugas haji. Petugas haji berasal dari berbagai unsur, baik ormas, dokter, perawat, TNI, Polri, pegawai Kementerian Agama, hingga para ulama. FKAPHI diharapkan dapat menjadi perekat keberagaman bangsa dan dapat berkontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan agama.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan senantiasa memberi kekuatan dalam menghadapi cobaan dan ujian yang diberikan Allah SWT melalui adanya Virus Covid-19. Dengan optimisme, kita yakin wabah ini akan segera berakhir. Dengan semangat kebersamaan Insya Allah kita bisa,” kata dia.  

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement