Makkah Secara Bertahap Mengurangi Pembatasan Mulai 31 Mei

Kamis , 28 May 2020, 14:30 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Muhammad Hafil
Makkah Secara Bertahap Mengurangi Pembatasan Mulai 31 Mei. Foto: Waktu fajar di Makkah di hari pertama terkena lockdown.
Makkah Secara Bertahap Mengurangi Pembatasan Mulai 31 Mei. Foto: Waktu fajar di Makkah di hari pertama terkena lockdown.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Kerajaan Arab Saudi akan mulai new normal dari kondisi Pandemi Covid-19. Pihak Kementerian Dalam Negeri menyatakan, fase pertama akan dimulai pada 31 Mei 2020.

 

Terkait

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dalam pernyatannya mengatakan, memberikan kelonggaran bagi penduduknya keluar masuk kota Makkah hanya pada pukul 06.00 pagi hingga 15.00 sore. Selain itu, untuk sholat Jumat dan sholat fardlu berjamaah juga akan diberlakukan meskipun harus diatur dengan langkah-langkah kesehatan yang ada.

Dilansir dari Anadolu Agency, selanjutnya, new Normal fase kedua, akan dimulai pada 21 Juni 2020. Pada fase kedua ini, penduduk Saudi akan diizinkan keluar sejak pukul 06.00 pagi hingga 08.00 malam waktu Saudi.

Dengan kelonggaran ini, penata rambut dan tukang cukur tetap masih belum diizinkan untuk membuka. Sedangkan pesta pernikahan dan upacara pemakaman hanya boleh dihadiri oleh 50 orang.

Sejak munculnya virus corona di Wuhan-Cina pada Desember 2019 lalu kini telah menyebar ke 188 negara dan wilayah. Dengan jumlah korban lebih dari 5,6 juta orang yang terinfeksi dan telah memakan korban jiwa hampir 355.000 orang, dan mereka yang dinyatakan pulih sebanyak 2,3 juta orang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini