IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Pengurus Dua Masjid Suci telah mengalokasikan pintu masuk dan tempat sholat khusus bagi penyandang disabilitas di Masjidil Haram. Beberapa layanan lainnya juga sudah dilakukan setelah penutupan aktivitas di dua masjid karena pandemi Covid-19.
"Langkah ini juga bertepatan dengan dimulainya kembali umroh dan sholat secara bertahap di Masjidil Haram," menurut pengurus seperti dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (20/10).
Pengelola Masjidil Haram telah melengkapi tempat sholat dengan tanda khusus untuk para penyandang disabilitas. Pengurus juga membantu penyandang disabilitas sejak kedatangan mereka di alun-alun Masjidil Haram sampai mereka pergi.
"Pemerintah telah merekrut sejumlah karyawan yang terbiasa menangani dan berkomunikasi dengan penyandang disabilitas untuk mendistribusikan masker, sterilisasi, dan botol air zamzam sekali pakai selama mereka berada di masjid," kata pengurus.
Pemerintah Arab Saudi juga sudah mulai menyelenggarakan rangkaian ibadah umroh tahap dua sejak Ahad (18/10). Di tahap kedua ini ada 15 ribu jamaah yang akan diizinkan melakukan ibadah umroh. Jumlah ini setara dengan 75 persen kapasitas normal. Pembatasan jumlah peserta ini diharapkan dapat menekan risiko penularan Covid-19 di antara jamaah.