Senin 02 Nov 2020 16:10 WIB

KJRI Jeddah: Jamaah Umroh Indonesia Langsung Dikarantina

Tak ada jamaah umroh Indonesia yang tertahan di bandara Jeddah karena sakit.

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Fakhruddin
KJRI Jeddah: Jamaah Umroh Indonesia Langsung Dikarantina (ilustrasi).
Foto: Saudi Ministry of Media via AP
KJRI Jeddah: Jamaah Umroh Indonesia Langsung Dikarantina (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Konjen RI Jeddah Eko Hartono mengatakan, sebanyak 224 jamaah umroh perdana asal Indonesia telah tiba di Bandara Jeddah. Mereka tiba di Jeddah sore waktu Arab Saudi dan kedatangan mereka disambut KJRI Jeddah. 

"Ya tadi malam telah tiba 224 jamaah umroh perdana asal Indonesia," kata Eko saat dihubungi, Senin (2/11).

Eko menyampaikan, rombongan jamaah umroh perdana ini terbang menggunakan maskapai nasional Arab Saudi (Saudi Airlines) sekitar pukul 19.00 waktu Indonesia. Semua jamaah yang datang dalam keadaan sehat sehingga tak ada jamaah tertahan di bandara karena sakit. "Mundur dari jadwal jam 16.35 waktu Jeddah," katanya

Eko mengatakan, setelah tiba di Bandara Jeddah, jamaah langsung dicek suhu untuk memastikan jamaah asal Indonesia itu bebas Covi-19 setelah tibanya di Jeddah. Jamaah juga diminta hasil tes PCR dari tima medis di Indonesia yang masa barlakunya sampai 72 jam. "Begitu mendarat, langsung cek suhu dan bukti PCR katanya.

Eko Hartono menuturkan, setelah selesai cek suhu dan diminta hasil tes PCR, jamaah diberangkatkan ke hotel masing-masing dengan menggunakan bus dari bandara. Di hotel jamaah akan dikarantina selama tiga hari ini, sesuai aturan Saudi selama pandemi. "Selanjutnya jamaah harus karantina tiga hari sesuai aturan," katanya.

Selanjutnya, kata Eko rombongan kedua jamaah umroh perdana asal Indonesia mendarat setelah jamaah umroh perdana pakistan. Untuk rombongan kedua ini, ia tak menyampaikan jumlahnya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement