Bandara UEA Tutup, Warga India Lanjut ke Saudi Naik Bus

Senin , 11 Jan 2021, 09:06 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Subarkah
Sekitar 600 ekspatriat India lanjutkan perjalanan ke dari bandara UEA naik bus.
Sekitar 600 ekspatriat India lanjutkan perjalanan ke dari bandara UEA naik bus.

IHRAM.CO.ID, DUBAI -- Penutupan bandara Dubai di Uni Emirat Arab (UEA) sebelumnya menyebabkan banyak warga India terdampar. Mereka merupakan penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi dan Kuwait.

 

Terkait

Sekitar 600 ekspatriat India ini lantas dibantu oleh dua kelompok komunitas di UEA. Bantuan diberikan setelah mereka terdampar akibat penutupan bandara mendadak di negara-negara tersebut pada Desember 2020, untuk mencegah jenis baru COVID-19.

Pusat Kebudayaan Muslim Kerala UEA (KMCC) memberikan bantuan kepada sekitar 350 rekan senegaranya. Mereka terdampar di sebuah gedung di bawah Kementerian Kesehatan dan Pencegahan di Ajman, UEA.

Kelompok lain yang terdiri dari sekitar 250 orang ditempatkan di akomodasi pekerja, di Dubai Investment Park. Mereka mendapat bantuan dari sukarelawan Indian Cultural Foundation (ICF) di bawah Dubai Markaz Centre, bekerja sama dengan perusahaan konstruksi Aasa Group.

Dilansir di Gulf News, Senin (11/1), warga India yang terdampar ini sebagian besar merupakan pekerja kerah biru. Mereka mulai terbang kembali ke negara tempat tinggal mereka sejak pekan lalu, setelah bandara dibuka kembali.

Namun, karena tarif yang tinggi, banyak yang mengalami penundaan setelah melakukan penjadwalan ulang tiket dengan tarif yang terjangkau. Setelah itu, kelompok komunitas di atas memutuskan menyiapkan bus untuk mengangkut ekspatriat tersebut ke Saudi.

Total lima bus, dua diatur oleh KMCC dan tiga oleh ICF, mengangkut sekitar 125 penumpang ke Riyadh, Arab Saudi, selama akhir pekan. "Sejauh ini, 54 orang telah dibawa ke Riyadh dengan bus gratis dan hari ini 29 orang lagi berangkat. Bus terakhir akan berangkat Selasa (12/1) malam,” kata presiden Komite Nasional KMCC UEA, Dr Puthur Rahman.

Pemimpin relawan ICF, Lukuman Mangad, mengatakan 70 penumpang dikirim dengan tiga bus selama akhir pekan. Beberapa ekspatriat yang berasal dari Kuwait masih berusaha menunggu untuk mengejar penerbangan mereka.

Semua penumpang dipastikan telah meninggalkan akomodasi mereka. Ia juga menyebut memiliki sponsor untuk menawarkan tes COVID-19 gratis kepada warga India yang terdampar.

"Sayangnya, beberapa orang dinyatakan positif dan mereka dipindahkan ke pusat isolasi di bawah Otoritas Kesehatan Dubai," kata dia.

Konsulat India di Dubai juga berusaha menjangkau dua komunitas ini. Pejabat dari divisi Konsul, Pers, Informasi dan Kebudayaan konsulat, Neeraj Agrawal, mengucapkan terima kasih  atas bantuan yang mereka berikan.

"Kami telah mengunjungi akomodasi dan menawarkan semua bantuan yang mungkin diberikan dari pihak kami, atas nama pemerintah India," katanya. Ia juga menyebut konsulat telah memberikan bantuan sebesar 30.000 dirham.

Penumpang yang berhasil mencapai Arab Saudi dengan bus mengatakan mereka lega dan berterima kasih atas semua bantuan yang diberikan. Seorang sopir yang bekerja di Saudi, Sam Chacko, mengatakan dia dan sembilan orang lainnya akan kembali ke India setelah mereka mendengar tentang penutupan bandara di Arab Saudi.  

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini