Wapres Minta Baznas Berinovasi dalam Pengumpulan Zakat

Jumat , 05 Feb 2021, 09:56 WIB Reporter :Fauziah Mursid/ Redaktur : Muhammad Hafil
Wapres Minta Baznas Berinovasi dalam Pengumpulan Zakat
Wapres Minta Baznas Berinovasi dalam Pengumpulan Zakat

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berinovasi dalam pengelolaan zakat. Wapres meyakini, inovasi Baznas dapat memperbanyak orang yang membayar zakat.

 

Terkait

“Saya minta (Baznas) membuat inovasi, terobosan, dan inisiatif,” kata Ma’ruf yang dikutip dalam siaran pers, Jumat (5/2).

Baca Juga

Wapres mengatakan, jumlah penduduk muslim yang besar menjadi potensi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, termasuk dalam pengelolaan zakat. Namun demikian, jumlah orang yang wajib membayar zakat (muzakki) masih terbilang sedikit, yakni sekitar 4 juta orang dari total umat Islam yang berjumlah 200 juta orang lebih. 

“Karena itu, Baznas harus bekerja keras untuk menggali, harus ada inovasi-inovasi gerakan, terutama dalam pemungutan. Harus aktif, tidak menunggu, karena di dalam Al-Quran, perintahnya seperti itu,” kata Ma'ruf.

Wapres pun mengutip surah At-Taubah ayat 103, yang menyebutkan jika zakat dapat membersihkan dan mensucikan harta. 

Ia mengungkapkan, ada dua sasaran dari distribusi zakat, pertama yang sifatnya konsumtif pada orang-orang yang sangat fakir, dan kedua adalah pemberdayaan, agar merubah penerima zakat menjadi pemberi zakat.

Wapres pun mengingatkan kembali, masalah yang sangat penting itu adalah bagaimana memungut zakat secara efeketif. Hal ini menjadi bagian dari dalam Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNEKS).

“Pengambilan dana zakat secara efektif menjadi bagian dari ekosistem pembangunan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di KNEKS,” katanya.

Wapres juga mendorong agar distribusi pekerjaan kepengurusan Baznas yang baru dilantik, dapat dibagi secara merata dan tepat sasaran.

Untuk itu, Wapres meminta agar para jajaran pengurus Baznas dapat bekerja dengan cepat dan tepat, yaitu memiliki target menaikkan zakat dengan angka yang signifikan untuk hasil kerja yang lebih produktif.

"Saya minta kita berlari cepat sekarang, kita kerja, cepat, tepat, manfaat,” kata Wapres.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini