Kamis 06 May 2021 12:54 WIB

Saudi Ubah Warna Karpet Seremonial, Simbol Kemurahan Hati

Saudi Ubah Warna Karpet Seremonial dengan Simbol Kemurahan Hati

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Muhammad Subarkah
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menerima timpalannya dari Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed di Jeddah di atas karpet lavender baru pada hari Rabu.
Foto: Anadolu Agency
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menerima timpalannya dari Abu Dhabi, Mohammed bin Zayed di Jeddah di atas karpet lavender baru pada hari Rabu.

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Arab Saudi mengumumkan telah mengubah warna karpet seremonialnya dari merah menjadi lavender. Ini merupakan langkah untuk merayakan identitas bangsa.

Lavender dikaitkan dengan bunga liar yang bermekaran dan menghiasi lanskap gurun Saudi di musim semi. Selain itu, lavender juga menjadi simbol kemurahan hati Saudi.

Keputusan ini berawal dari inisiatif antara kementerian kebudayaan dan protokol Saudi yang mencerminkan transformasi dan didorong oleh Visi 2030 untuk masa depan.

Ini mengikuti inisiatif terbaru lain yang menekankan pentingnya identitas nasional, termasuk publikasi panduan akuisisi seni untuk lembaga dan lembaga pemerintah.

 

Melalui inisiatif semacam itu, kementerian kebudayaan berupaya merangkul dan mempromosikan simbol nasional Saudi dan memperkenalkannya kepada dunia.

Dilansir Arab News, Kamis (6/5), bunga lavender liar adalah salah satu simbol yang dirayakan di seluruh Saudi. Lavender menambahkan percikan warna ke lanskap gurun dan bunga, bersifat tahan banting, dan keindahan yang melekat dilihat sebagai metafora untuk ketahanan bangsa Saudi.

Karpet lavender seremonial juga akan mencakup hiasan dekoratif yang menampilkan pola Sadu tradisional dari kerajinan tenun Saudi yang terdaftar di Daftar Warisan Budaya Takbenda Perwakilan UNESCO. Nantinya, karpet akan digunakan untuk menyambut tamu kehormatan sebagai simbol keramahtamahan dan kemurahan hati Saudi. 

https://www.arabnews.com/node/1854156/saudi-arabia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement