Selasa 18 May 2021 16:46 WIB

Presiden Turki, Paus Francis Bahas Serangan Israel

Serangan Israel tak hanya terhadap Palestina tapi semua Muslim, Kristen, kemanusiaan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Paus Francis (kanan)
Foto: Anadolu Agency
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (kiri) dan Paus Francis (kanan)

IHRAM.CO.ID,ANKARA -- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Paus Francis berbicara melalui telepon pada Senin dan membahas serangan Israel yang sedang berlangsung di wilayah Palestina.

Menurut pernyataan Direktorat Komunikasi Turki, selama percakapan, Erdogan mengatakan kekejaman sedang dilakukan di Palestina dan serangan Israel tidak hanya terhadap Palestina, tetapi terhadap semua Muslim, Kristen, dan kemanusiaan.

Seperti dilansir Anadolu Agency, selain memblokir akses ke Masjid al-Aqsa dan Gereja Makam Suci, membatasi kebebasan beribadah, membunuh warga sipil tak berdosa di tanah Palestina dan melanggar martabat manusia, Erdogan mengatakan pendudukan Israel juga membahayakan keamanan regional.

Erdogan mengatakan semua umat manusia harus bersatu melawan praktik ilegal dan tidak manusiawi Israel yang juga melanggar status Yerusalem.

 

Dia menekankan bahwa komunitas internasional harus memberi Israel respons jera dan pelajaran yang layak dan mengambil langkah konkret ke arah ini.

Erdogan mengatakan Palestina akan terus dibantai selama komunitas internasional tidak menghukum Israel, yang telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Dia mencatat bahwa Turki telah melakukan diplomasi intensif di semua platform internasional yang relevan, terutama di PBB, tetapi Dewan Keamanan PBB tidak dapat menunjukkan rasa tanggung jawab yang diperlukan.

Mengenai serangan Israel terhadap warga Palestina, Erdogan menggarisbawahi bahwa pesan dan reaksi yang berkelanjutan dari Paus Francis mengenai serangan Israel terhadap Palestina akan membantu memobilisasi Dunia Kristen serta komunitas internasional.

 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement