Guru Kanada Bagikan Daftar Buku Guna Lawan Islamofobia

Rabu , 23 Jun 2021, 13:05 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
Guru muslim Kanada membuat daftar bacaan untuk keluarga yang ingin memerangi Islamofobia.
Guru muslim Kanada membuat daftar bacaan untuk keluarga yang ingin memerangi Islamofobia.

IHRAM.CO.ID, TORONTO – Seorang guru Muslim Kanada dari Saskatoon bekerja untuk menciptakan dunia dan komunitas yang inklusif dengan membuat daftar bacaan untuk keluarga yang ingin memerangi Islamofobia.

 

Terkait

“Saya pikir jika Anda dapat melihat diri Anda dalam pengalaman seperti keluarga, persahabatan, kerja tim, atau olahraga, saya percaya itulah salah satu cara kita dapat membangun pemahaman dan melawan stereotip negatif dengan anak-anak,” kata Rabia Khokhar kepada CTVNews.ca.

Khokhar yang merupakan guru di Wilayah Toronto Raya membagikan daftar buku anak-anak yang ditulis oleh penulis Muslim. Buku-buku tersebut membahas segala hal. Misal, memasak bersama orang tua, bermain musik, membangun kepercayaan diri, dan petualangan untuk membantu orang tua memerangi Islamofobia di lingkungan mereka.

Contoh judul bukunya adalah Salma The Syrian Chef, Barakah Beats, Agent Zaiba Investigate, Malika's Surprise, Sadiq and the Fun Run, dan Fatima's Great Outdoors.

“Saya pikir cerita sehari-hari memulihkan martabat orang,” ujar Khokhar.

Dia menjelaskan bahwa melakukan sesuatu yang menyenangkan seperti tantangan membaca adalah salah satu cara terbaik untuk tidak hanya membantu anak-anak menyadari betapa besar kekuatan yang mereka miliki tapi juga membuat keluarga berempati dengan orang-orang yang terpinggirkan.

Daftar Khokhar terinspirasi oleh daftar bacaan yang menampilkan penulis kulit hitam dan narasi yang berpusat pada kulit hitam. Contohnya yang menarik perhatian dia tahun lalu adalah selama protes dan demonstrasi Black Lives Matter melawan rasisme sistemik.

“Suara kami selalu ada di sini tetapi selalu ada struktur yang mencegah suara kami didengar atau bahkan dikucilkan,” ucap dia.

Daftar buku tersebut muncul di antara upaya untuk memerangi Islamofobia di Kanada setelah satu keluarga Muslim tewas di London pada Ahad 6 Juni lalu. Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang serangan Islamofobia di provinsi-provinsi Kanada dan seruan yang meluas kepada pihak berwenang untuk mengatasi rasisme, kekerasan yang dimotivasi oleh kebencian, dan prevalensi kelompok sayap kanan.