Kamis 01 Jul 2021 06:48 WIB

Angka Pengangguran Arab Saudi Turun Drastis Sejak 2016

Penurunan angka pengangguran Arab Saudi capai level terendah

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah
Penurunan angka pengangguran Arab Saudi capai level terendah. Ilustrasi Arab Saudi
Foto: Reuters
Penurunan angka pengangguran Arab Saudi capai level terendah. Ilustrasi Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, DUBAI – Jumlah pengangguran di Arab Saudi mengalami penurunan pada kuartal pertama 2021. Penurunan ini disebut mencapai level terendah dalam kurun waktu hampir lima tahun. 

Penurunan angka pengangguran di Arab Saudi menandakan kemajuan bagi Putra Mahkota, utamanya dalam penanggulangan tantangan domestik yang paling mendesak, yakni menciptakan lapangan kerja yang cukup untuk populasi muda. 

Baca Juga

Dilansir di Gulf News, Kamis (1/7), tingkat pengangguran saat ini berada di angka 11,7 persen. Sebelumnya, angka pengangguran berada di batas 12,6 persen dalam tiga bulan terakhir 2020. 

Kondisi ini disebut juga sebagai penurunan dari rekor puncak pandemi virus Covid-19. 

 

Penciptaan lapangan kerja merupakan pertimbangan utama bagi Putra Mahkota, Muhammad bin Salman, saat dia membentuk kembali ekonomi yang bergantung pada ekspor minyak dan impor tenaga kerja asing. 

Kondisi darurat kesehatan global memperburuk skala masalah, mendorong pengangguran hingga 15,4 persen selama penguncian yang dilakukan Kerajaan Arab Saudi tahun lalu. 

Para pejabat juga mengeluarkan aturan membatasi sejumlah profesi hanya untuk orang Arab Saudi, serta meningkatkan biaya untuk bisnis yang mempekerjakan pekerja asing. 

Hal ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengganti karyawan dari Asia, Afrika dan bagian lain dunia Arab dengan warga negara Arab Saudi. 

Pangeran Mohammed juga memperbaiki peraturan dengan mencoba meningkatkan kewirausahaan dan menarik lebih banyak investasi asing. Dia berharap kedua rencana ini akan menciptakan lebih banyak pekerjaan bagi orang Arab Saudi. 

Sumber: gulfnews

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement