Ahad 05 Sep 2021 03:41 WIB

1.400 Pengungsi Afghanistan Berada di Pangkalan Qatar

Pengungsi yang diterbangkan keluar dari Qatar sekarang berada di Amerika Serikat

Keluarga yang dievakuasi dari Kabul, Afghanistan
Foto: AP/Jose Luis Magana/FR159526 AP
Keluarga yang dievakuasi dari Kabul, Afghanistan

IHRAM.CO.ID, DOHA -- Amerika Serikat telah memindahkan sebagian besar dari 57 ribu orang yang dievakuasi dari Afghanistan ke Qatar keluar dari negara Teluk itu. Saat ini kurang lebih 1.400 orang masih berada di pangkalan militer AS di sana, kata seorang jenderal AS pada Sabtu (4/9).

AS mengevakuasi sekitar 124.000 orang dari Kabul bulan lalu sebagai bagian dari pengangkutan udara besar-besaran yang dipimpin AS terhadap warganya, warga Afghanistan, dan warga negara lainnya ketika Taliban menguasai negara itu. Brigadir Jenderal Gerald Donohue mengatakan kepada wartawan beberapa dari mereka yang telah diterbangkan keluar dari Qatar sekarang berada di Amerika Serikat, sementara yang lain berada di Eropa, di mana mereka sedang diproses.

Banyak dari 1.400 yang masih berada di pangkalan Al Udeid di Qatar dijadwalkan diterbangkan pada Sabtu (4/9), sementara kelompok kecil yang membutuhkan perawatan medis akan tinggal sampai dapat melakukan perjalanan, katanya. Warga negara Afghanistan dan non-Afghanistan telah diterbangkan ke Al Udeid dan pada puncaknya ada lebih dari 17.500 pengungsi di pangkalan pada satu momentum, kata jenderal itu. Sembilan bayi lahir di pangkalan selama misi evakuasi, tambahnya.

Setelah kegentingan evakuasi warga Afghanistan yang rentan, ribuan orang, beberapa tanpa dokumentasi atau aplikasi visa AS yang tertunda, yang lain dalam keluarga dengan status imigrasi campuran, sekarang menunggu di "pusat transit" di negara ketiga. Warga Afghanistan harus mengatasi rintangan imigrasi birokratis untuk akhirnya memasuki Amerika Serikat.

sumber : Antara / Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement