Ahad 19 Sep 2021 06:55 WIB

Bahaya Berilmu tanpa Agama, ini Penjelasannya

Islam mendorong setiap Muslim untuk senantiasa menggali ilmu.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko
Iman dan ilmu seperti fajar dalam kepemimpina. (ilustrasi).
Foto: Google.com
Iman dan ilmu seperti fajar dalam kepemimpina. (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Islam mendorong setiap Muslim untuk senantiasa menggali ilmu. Hal itu disampaikan Ulama Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, Syekh Dr Abdul Fatah al-Awari.

Dia juga menyampaikan, hukum-hukum Allah SWT di alam semesta ini tidak mengistimewakan suatu apapun. Karena itu, dalam beragama diperlukan ilmu. Sebab, beragama tanpa ilmu adalah suatu penyakit yang perlu disembuhkan.

Baca Juga

Namun, Syekh al-Awari juga mengingatkan, budaya intelektual yang tidak terkendali tentu bisa merusak sendi-sendi negara sekaligus menghilangkan identitas. Karena itu, menurutnya, setiap ilmu dan pengetahuan yang diperoleh oleh setiap orang harus dilapisi syariat dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT.

"Jika itu tidak lakukan, maka akan berbalik menjadi bencana bagi para pemilik dan penuntut ilmu," kata Syekh al-Awari dalam khutbah sholat Jumat yang ia sampaikan pada Jumat (17/9) ini.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung soal negara-negara yang memiliki keunggulan sekaligus menguasai ilmu pengetahuan.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement