Kadernya Jadi Dirjen PHU, Ini Harapan Muhammadiyah Soal Haji

Jumat , 01 Oct 2021, 16:34 WIB Reporter :Muhyiddin/ Redaktur : Esthi Maharani
Direktur Utama LazisMu Hilman Latief (tengah)
Direktur Utama LazisMu Hilman Latief (tengah)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat, Prof Hilman Latief terpilih menjadi Direktur Jenderal Haji dan Umrah (DHU) Kementerian Agama. Aktivis dan kader Muhammadiyah diharapkan bisa membuat penyelenggarahan ibadah haji lebih berkemajuan.

 

Terkait

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad bersyukur salah seorang kader Muhammadiyah diberi amanah oleh Allah untuk memimpin salah satu dirjen di Kemenag. “Kita berharap dengan ditunjuknya beliau menjadi wasilah untuk lebih tertibnya penyelenggaraan ibadah haji, lebih berkemajuan, dan lebih bermanfaat buat umat, bangsa, dan negara,” ujar Prof Dadang saat dihubungi Republika.co.id, Jum’at (1/10).

Menurut Prof Dadang, amanah tersebut juga harus dijalankan secara jujur oleh Prof Hilman. Dengan pengalaman Prof Hilman di Muhammadiyah, dia pun yakin penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia akan semakin tertib.

“Jadi harapan kami semoga amanah ini dipegang dengan jujur, kuat, dan saya percaya Prof Hilman Latief sudah terlatih dengan berbagai macam jabatan internal Muhamamdiyah,” ucapnya.

Prof Dadang mengatakan, kader Muhammadiyah yang menjabat sebagai eselon satu di Kemenag baru Prof Hilman saja untuk periode saat ini. Karena itu, dia berterimakasih kepada pemerintah yang telah mempercayakan urusan haji kepada kader Muhammadiyah.

“Alhamdulillah dan terimakasih kepada pemerintah, khususnya Kemenag yang mempercayakan kepada kader Muhammadiyah,” katanya.

Prof Hilman Latif adalah guru besar Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Selama ini, alumnus Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sibuk memimpin lembaga filantropi Muhammadiyah, yakni Lazismu.

Menurut Prof Dadang, kepemimpinan Prof Hilman di Lazismu nantinya akan digantikan oleh kader Muhammadiyah lainnya, sehingga Prof Hilman bisa fokus memperbaiki penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Banyak kader Muhammadiyah, tentu beliau tidak akan merangkap dengan jabatan internal. Karena kita ingin beliau fokus di urusan haji dan umrah. Karena masalah sangat banyak yang harus beliau hadapi dengan serius, supaya ibadah haji ke depan lebih baik, lebih bagus, dan lebih tertata,” jelas Prof Dadang.

Rencananya Prof Hilman akan dilantik oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas pada Jum’at (1/10) hari ini. Prof Hilman terpilih setelah mengikuti proses seleksi pemilihan Dirjen Haji dan Umrah yang dilakukan sejak 27 April 2021. Akhirnya, ia pun lolos seleksi dari non PNS.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini