Vaksinasi Syarat Wajib Naik Transportasi Umum di Arab Saudi

Selasa , 05 Oct 2021, 23:16 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Arab Saudi memberlakukan vaksinasi untuk angkutan umum. Ilustrais vaksin
Arab Saudi memberlakukan vaksinasi untuk angkutan umum. Ilustrais vaksin

IHRAM.CO.ID, RIYADH – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menegaskan vaksinasi Covid-19 lengkap menjadi syarat penggunaan transportasi umum. Tak hanya itu, vaksinasi juga diperlukan bagi seseorang yang ingin memasuki memasuki institusi publik dan swasta, maupun sekolah.

 

Terkait

Mengutip sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri, keputusan itu didasarkan pada pernyataan otoritas kesehatan tentang bukti ilmiah baik nasional maupun internasional, terkait pentingnya melengkapi dosis vaksin yang disetujui untuk mengendalikan penyebaran virus, terutama strain varian baru.

Baca Juga

Dilansir di Asharq Al-Awsat, Senin (4/10), dua dosis vaksin yang disetujui ini diperlukan bagi masyarakat yang ingin menghadiri acara ekonomi, komersial, budaya, rekreasi, olahraga atau pariwisata, mengunjungi perusahaan pemerintah atau swasta, menaiki pesawat, serta menggunakan transportasi umum.

Meski demikian, mereka menyebut masyarakat yang kategorinya dikecualikan dari vaksinasi seperti yang tertera pada aplikasi Tawakkalna, akan dikecualikan dari keputusan. Kementerian juga menekankan perlunya setiap pihak untuk mematuhi tindakan pencegahan serta protokol yang disetujui.

Arab Saudi melaporkan dua kematian baru terkait Covid-19, meningkatkan jumlah kematian menjadi 8.724, Ahad (3/10).

Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi 41 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan dalam 24 jam terakhir, yang berarti 547.262 orang telah tertular penyakit tersebut. Dari total kasus tersebut, 181 masih dalam kondisi kritis.

Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di ibu kota Riyadh dengan 11 kasus, diikuti oleh Jeddah dengan 10 kasus. Madinah dan Khobar masing-masing mengkonfirmasi tiga kasus, dan Tabuk, Makkah, dan Hail masing-masing melaporkan satu kasus.

Kementerian kesehatan juga mengumumkan bahwa 49 pasien telah pulih dari Covid-19, sehingga total pemulihan di Kerajaan menjadi 536.330 pasien.

Hingga saat ini, lebih dari 42,3 juta dosis vaksin virus Covid-19 telah diberikan di Kerajaan, melalui 587 pusat kesehatan yang tersedia. 

 

Sumber: aawsat 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini