Wadi Hanifah, Destinasi Favorit Warga Saudi

Senin , 06 Dec 2021, 22:22 WIB Reporter :Fuji Eka Permana/ Redaktur : Agung Sasongko
Wadi Hanifah
Wadi Hanifah

Tak banyak yang tahu jika Wadi Hanifah berkontribusi besar dalam sejarah terbentuknya Arab Saudi. Pada tahun 1744, Wadi Hanifah dipilih sebagai tempat berlangsungnya perjanjian antara Muhammad bin Sa'ud, penguasa Dir'iyyah, sebuah kota di Wadi Hanifah, dan cendekiawan agama Muhammad bin Abdul Wahhab dari Al Uyayna di hulu wadi.

 

Terkait

Dalam perjanjian itu tercapailah kesepakatan yang dikenal sebagai Negara Saudi Pertama. Aliansi yang terbentuk dari perjanjian ini, yang disebut Sa'udi-Wahhabi, bahkan masih ada hingga detik ini.

Namun, tak lama setelah perjanjian berlangsung, pasukan Sa'udi berangkat dari markas mereka di Dir'iyyah, dan melancarkan serangan untuk menaklukkan sebagian wilayah Arab. Namun, serangan yang dilakukan pada 1818 itu berujung pada kekalahan telak.

Mereka memutuskan meninggalkan Dir'iy yah, dan pindah ke hilir Riyadh. Pada 1902, Abdul Aziz bin Sa'ud berhasil merebut Riyadh, dan menjadi awal terbentuknya Kerajaan Arab Saudi modern pada 1932, dengan Riyadh sebagai ibu kotanya.