Bersejarah, Muslim Amerika Ditunjuk Jadi Utusan Kebebasan Beragama Internasional

Sabtu , 18 Dec 2021, 21:41 WIB Reporter :Rizki Jaramaya/ Redaktur : Agung Sasongko
Rashad Hussain terpilih menjadi kandidat duta besar IRF.
Rashad Hussain terpilih menjadi kandidat duta besar IRF.

IHRAM.CO.ID, WASHINGTON -- Komunitas Muslim Amerika menyaksikan satu peristiwa bersejarah. Rashad Hussain ditunjuk Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sebagai Duta Besar untuk Kebebasan Beragama Internasional. 

 

Terkait

Hussain memenangkan persetujuan Senat melalui voting dengan hasil suara 85 setuju dan 5 tidak setuju, pada Kamis (16/12). Hussain adalah Muslim Amerika pertama yang menduduki posisi tersebut.

Baca Juga

"Ini adalah hari bersejarah bagi komunitas Muslim Amerika dan bangsa kita. Kami yakin bahwa dia akan membela kebebasan beragama semua komunitas yang terancam oleh kefanatikan di seluruh dunia, termasuk Muslim Uighur yang menghadapi genosida oleh Partai Komunis Cina," ujar Wakil Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR),  Edward Ahmed Mitchell, dilansir Anadolu Agency, Sabtu (18/12).

Selama pemerintahan mantan Presiden Barack Obama, Hussain menjabat sebagai Utusan Khusus AS untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Utusan Khusus untuk Komunikasi Kontraterorisme Strategis, dan Wakil Penasihat Gedung Putih. Komisi Kebebasan Beragama Internasional AS mengapresiasi terpilihnya Hussain sebagai duta besar kebebasan beragama.

"Dengan pengetahuan dan pengalamannya selama bertahun-tahun, Hussain berada di posisi yang tepat untuk memajukan promosi kebebasan beragama internasional oleh pemerintah AS," kata Ketua Komisi Kebebasan Beragama Internasional, Nadine Maenza. Rizky Jaramaya

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini