Hamas Kecam Agresi Israel di Masjid Al Aqsa

Selasa , 18 Jan 2022, 17:00 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Muhammad Hafil
Hamas Kecam Agresi Israel di Masjid Al Aqsa. Foto: Seorang petugas Polisi Israel berjaga di lokasi serangan penikaman di Terminal Bus Pusat Yerusalem Senin, 13 September 2021. Paramedis Israel merawat dua orang yang ditikam di dekat Terminal Bus Pusat Yerusalem oleh seorang tersangka penyerang Palestina pada hari Senin.
Hamas Kecam Agresi Israel di Masjid Al Aqsa. Foto: Seorang petugas Polisi Israel berjaga di lokasi serangan penikaman di Terminal Bus Pusat Yerusalem Senin, 13 September 2021. Paramedis Israel merawat dua orang yang ditikam di dekat Terminal Bus Pusat Yerusalem oleh seorang tersangka penyerang Palestina pada hari Senin.

IHRAM.CO.ID,YERUSALEM -- Gerakan Perlawanan Islam Palestina pada Senin (17/1/2022) mengecam agresi Israel terbaru terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa di Yerusalem yang diduduki. Hamas membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas persetujuan kabinet Israel atas rencana senilai 35,4 juta dolar untuk meningkatkan infrastruktur di Tembok Barat di Kota Tua yang diduduki.

 

Terkait

Baca Juga

"Rencana ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap salah satu tempat paling suci bagi umat Islam dan Palestina," kata Hamas, dilansir di Middle East Monitor, Selasa (18/1/2022).

Menurut Times of Israel, rencana tersebut bertujuan untuk mendorong lebih banyak kunjungan ke situs tersebut. Rencana tersebut mencakup langkah untuk meningkatkan aksesibilitas transportasi umum, mengembangkan program pendidikan baru dan melanjutkan proyek pembangunan yang ada.

"Tembok Barat adalah salah satu situs paling suci dan paling penting bagi orang-orang Yahudi, dan jutaan pengunjung dari seluruh dunia kerap mengunjunginya," kata Perdana Menteri Israel Naftali Bennett.

"Rencana lima tahun yang baru saja kami setujui di kabinet akan terus meningkatkan infrastruktur yang dibutuhkan untuk situs tersebut, dan akan membantu mendorong kedatangan lebih banyak pengunjung," lanjut Bennett.

Tembok Barat atau Tembok Ratapan adalah bagian dari Tempat Suci dari Al-Aqsa, yang merupakan situs tersuci ketiga dalam Islam. Dalam Islam, ini dikenal sebagai Tembok Buraq.

Selain Hamas, faksi Palestina lainnya, termasuk Jihad Islam dan Front Demokratik dan Populer untuk Pembebasan Palestina (DFLP dan PFLP), masing-masing mengeluarkan kecaman serupa atas langkah Israel.

"Agresi Israel yang terus menerus seperti itu di tempat-tempat suci Palestina memprovokasi warga Palestina dan mungkin memicu intifada baru," kata PFLP.

kelompok tersebut mengatakan, isu tentang Masjid al-Aqsha adalah sensitif bagi warga Palestina. PFLP lantas mengingatkan otoritas pendudukan Israel tentang Pemberontakan Al-Buraq pada 1929, ketika para imigran Yahudi melakukan do'a publik pertama di situs tersebut di zaman modern. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini