Jumat 22 Apr 2022 09:55 WIB

Enam Tahun Diblokade, Bandara Sanaa Yaman akan Dibuka Kembali

Bandara Sanaa Yaman akan dibuka kembali dengan penerbangan perdana ke Yordania.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Pesawat maskapai Yemenia Airways dengan pesawat Airbus A320 di Bandara Sanaa, Yaman. Enam Tahun Diblokade, Bandara Sanaa Yaman akan Dibuka Kembali
Foto: Reuters
Pesawat maskapai Yemenia Airways dengan pesawat Airbus A320 di Bandara Sanaa, Yaman. Enam Tahun Diblokade, Bandara Sanaa Yaman akan Dibuka Kembali

IHRAM.CO.ID, SANAA -- Bandara Sanaa Yaman akan dibuka kembali dengan penerbangan perdana ke Yordania. Bandara Sanaa akan dibuka pertama kali sejak diblokade enam tahun lalu. 

“Penerbangan ke dan dari Bandara Internasional Sanaa di ibu kota akan dilanjutkan pada 24 April,” menurut sebuah pernyataan oleh maskapai nasional dilansir dari Al Araby, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga

Yemenia Airways berencana memulai penerbangan ke dan dari ibu kota Yordania, Amman, menjadikannya penerbangan komersial pertama bandara tersebut dalam enam tahun. Sebuah zona larangan terbang didirikan di Yaman oleh koalisi Arab yang dipimpin Saudi.

Embargo di bandara dan pelabuhan sangat mempengaruhi ekonomi Yaman dan menambah kesulitan bagi warga sipil. "Kabar baik untuk semua pelancong, Yamania Airways mengumumkan penerbangan mingguan dari Sana'a ke Amman dan kembali, mulai Ahad, 24 April," tulis sebuah posting di halaman Instagram Yaman.

 

Maskapai penerbangan memuji perjanjian gencatan senjata yang disponsori oleh PBB dengan tujuan mengurangi penderitaan pemuda Yaman. Seorang juru bicara Yamania Airways mengatakan pembukaan kembali bandara akan mengubah segalanya dan memperkuat ekonomi negara yang sedang sakit.

"Ini adalah perasaan yang tak terlukiskan dan warga Yaman sangat menantikan Ahad untuk melihat apakah penerbangan benar-benar akan dilanjutkan atau tidak," tambah juru bicara itu.

Maskapai ini juga berharap penerbangan dari kota-kota lain termasuk Kairo, Jeddah, Dubai, dan Jakarta akan segera dimulai. Utusan PBB untuk Yaman Hans Grundberg menyambut baik pengumuman itu dalam sebuah pernyataan di Twitter, dan mengatakan erterima kasih atas dukungan tak ternilai Yordania.

“Selamat kepada semua warga Yaman atas langkah yang sangat dibutuhkan dan telah lama ditunggu-tunggu ini. Saya akan terus bekerja dengan para pihak untuk memastikan semua elemen Gencatan Senjata ditegakkan, dan untuk membangun momentumnya menuju solusi politik berkelanjutan untuk konflik tersebut,” kata Grundberg.

Sebagian besar penerbangan sipil dari  bandara Sanaa dihentikan selama dimulainya intervensi koalisi pimpinan Saudi di Yaman pada Maret 2015, dengan hanya penerbangan kemanusiaan dan evakuasi sporadis yang diizinkan. Bandara ini juga menjadi sasaran beberapa pengeboman oleh pasukan pimpinan Saudi.

Gerilyawan Houthi juga dituduh mengepung kota-kota pemerintah seperti Taiz. Pembukaan kembali bandara terjadi ketika gencatan senjata dua bulan yang ditengahi PBB antara koalisi Saudi dan pemberontak Houthi dimulai pada 2 April, bertepatan dengan dimulainya bulan suci Ramadhan. Pelabuhan Hodeida juga akan dibuka kembali setelah gencatan senjata.

https://english.alaraby.co.uk/news/yemens-sanaa-airport-reopen-first-time-six-years

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement