Masjid Faisal: Harta Nasional Pakistan Rancangan Orang Turkiye

Selasa , 17 May 2022, 05:09 WIB Redaktur : Muhammad Subarkah
Masjid Faisal
Masjid Faisal

IHRAM.CO.ID, ISLAMABAD -- Masjid Faisal merupakan salah satu bangunan paling besar dan klasik di Pakistan. Bangunan ibadah tersebut terletak di kaki Bukit Margalla, Islamabad.

 

Terkait

Penamaan bangunan tersebut mengikuti nama pendonor utamanya, yakni Faisal bin Abdulaziz Al Saud. Masjid ini menjadi lokasi yang terbesar di Pakistan, sekaligus salah satu tempat wisata paling populer dan bersejarah di negara tersebut.

 

Raja Saudi Faisal diketahui memberikan hibah sebesar 120 juta dolar AS untuk pembangunan masjid di Pakistan. Hal tersebut dilakukan ketika ia melakukan kunjungan bersejarah ke negara itu pada 1966.

 

Sebuah kompetisi untuk desain masjid lantas diadakan, yang menerima 43 proposal otentik dari 17 negara. Dari puluhan desain yang masuk, karya milik arsitek Turki, Vedat Dalokay, dianggap sebagai satu-satunya yang layak memenangkan kontes tersebut.

 

Dilansir di Daily Sabah, Selasa (17/5), Dalokay merupakan lulusan Fakultas Arsitektur Universitas Teknik Istanbul (ITÜ) pada 1949. Ia sempat menjabat sebagai arsitek di layanan pos nasional Turki, PTT, serta Kementerian Pekerjaan Umum pada 1950-1951.

 

Ia menyelesaikan studi pascasarjana di Sorbonne Urbanism Institute Paris pada 1951-1952. Lantas, ia bekerja di kantor arsitek terkenal seperti Auguste Perret dan Charles-Edouard Jeanneret, yang dikenal sebagai Le Corbusier.

 

Dalokay mendirikan bengkel arsitekturnya sendiri di ibu kota Ankara pada 1954. Antara tahun 1964 dan 1968, ia menjabat sebagai ketua cabang Kamar Arsitek Ankara dan sekretaris jenderal Kamar Arsitek Turki.

 

Tanah di dekat kaki Bukit Margalla ditetapkan oleh pemerintah Pakistan untuk pembangunan masjid. Pada Maret 1975, muncul berita duka mendiang Raja Saudi dibunuh. Fondasi masjid baru dapat diletakkan setahun kemudian, oleh penggantinya Raja Khalid bin Abdulaziz Al Saud.

 

Atas rangkaian peristiwa yang terjadi, pemerintah Pakistan memutuskan menamai masjid dan jalan menuju situs tersebut dengan nama mendiang Raja Faisal.