Pentingnya Menjaga Sholat

Rabu , 18 May 2022, 07:02 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Hari kedua peserta bimbingan teknis (Bimtek) petugas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi tahun 1443H/2022M mendapat siraman rohani dari Direktur Pascasarjana Pro Dr. Akhyal IAIN Tulungagung, Jawa Timur. Mengawali tausiyahnya Prof Akhyak mengajak jamaah bersyukur karena telah diberikan kemampaun oleh Allah SWT untuk salat berjamaah di Masjid Al-Mabrur, Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (18/5/2022).
Hari kedua peserta bimbingan teknis (Bimtek) petugas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi tahun 1443H/2022M mendapat siraman rohani dari Direktur Pascasarjana Pro Dr. Akhyal IAIN Tulungagung, Jawa Timur. Mengawali tausiyahnya Prof Akhyak mengajak jamaah bersyukur karena telah diberikan kemampaun oleh Allah SWT untuk salat berjamaah di Masjid Al-Mabrur, Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (18/5/2022).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Hari kedua peserta bimbingan teknis (Bimtek) petugas penyelenggara ibadah haji Arab Saudi tahun 1443H/2022M mendapat siraman rohani dari Direktur Pascasarjana Prof Dr. Akhyak IAIN Tulungagung, Jawa Timur. Mengawali tausiyahnya Prof Akhyak mengajak jamaah bersyukur karena telah diberikan kemampaun oleh Allah SWT untuk sholat berjamaah di Masjid. 

 

Terkait

"Sholat itu menurut istilah adalah doa, Bapak Ibu harus bersyukur telah melakukan sholat lima waktu dan sholat berjamaah," kata Prof Akhyak di Masjid Al-Mabrur, Asrama Haji Pondok Gede, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga

Prof Akhyak mengatakan, ibadah haji meruapakan rangkaian salat salat dan doa-doa. Untuk itu para petugas haji harus berusaha untuk menjadi petugas haji mabrur.

"Maka doa kita urusannya dengan haji sebagai petugas tidak hanya sebagai haji mabrur tapi menjadi petugas yang mabrur," katanya.

Prof Akhyak menegaskan petugas mabrur merupakan istilah baru yang dia buat. Untuk itu dia berdoa agar sebagai petugas haji tahun ini mendapat predikat petugas haji mambrur.

"Ini istilah baru maka kita berdoa menjadi haji mabrur, tambahin juga semoga menjadi petugas haji mabrur," katanya.

Prof Akhyak mengingatkan, kenapa sebagai umat Islam khususnya sebagai petugas haji harus menjaga sholat. Karena salat itu merupakan tiang agama bagi umat Islam. 

"Sholat itu harus kita perhatikan, jangan pernah kita meninggalkan salat," katanya

Pada kesempatan itu juga Prof Akhyak mengingatkan petugas kesehatan haji Indonesia untuk selalu membimbing jamaah haji yang sakit tetap salat. Walaupun dengan cara berbaring, jamaah harus tetap sholat. 

"Wajib sholat! Sepanjang nafas masih dikandung badan tetap wajib salat bagi orang sakit itu. Itulah pentingnya sholat bagi kita," 

Prof Akhyak mengingatkan, bahwa pada hari kiamat nanti, shalat menjadi ibadah pertama yang diperhitungkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Mumpung masih diberkan kesempatan maka jagalah shalat lima waktu berjamaah di Masjid.

"Di hari kiamat yang pertama ditimbang itu sholat kita," katanya.

 

 

Ali Yusuf

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini