Menko PMK: Tanamkan Nilai-nilai Keagamaan Sejak Dini

Sabtu , 28 May 2022, 01:02 WIB Reporter :Dian Fath Risalah/ Redaktur : Muhammad Hafil
Menko PMK: Tanamkan Nilai-nilai Keagamaan Sejak Dini. Foto:   Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi (tengah) bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) bersiap memberikan paparan pada acara Taklimat Bidang PMK Mewujudkan #SDMUnggul Indonesia Maju di kantor Kementerian PMK, Jakarta, Rabu (29/12/2021). Dalam paparannya Menko PMK menyampaikan beberapa hal diantaranya program penanganan COVID-19 serta target PMK 2024.
Menko PMK: Tanamkan Nilai-nilai Keagamaan Sejak Dini. Foto: Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi (tengah) bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini (kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) bersiap memberikan paparan pada acara Taklimat Bidang PMK Mewujudkan #SDMUnggul Indonesia Maju di kantor Kementerian PMK, Jakarta, Rabu (29/12/2021). Dalam paparannya Menko PMK menyampaikan beberapa hal diantaranya program penanganan COVID-19 serta target PMK 2024.

IHRAM.CO.ID,JAKARTA -- Meskipun perkembangan sekolah Hindu belum sebanyak sekolah-sekolah lain pada umumnya namun, keberadaan sekolah Hindu sangat bermanfaat bagi terbentuknya generasi muda Hindu yang mengamalkan Sradha dan Bhakti.

 

Terkait

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi salah satu sekolah Hindu yaitu SMP/Madyama Widya Pasraman RSI Markandya Taro, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali pada Jumat (27/5/2022).

Baca Juga

Pada kunjungannya kali ini, ia mengatakan sekolah berbasis keagamaan memiliki peran yang strategis dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini dan menjadikan generasi muda yang tangguh.

"Sebagai umat beragama, sudah sewajibnya bagi kita untuk menanamkan nilai-nilai agama melalui pendidikan karakter bagi anak-anak sejak usia dini agar anak-anak tampil percaya diri sebagai generasi muda yang tangguh," jelasnya. 

Pemerintah juga terus mengupayakan perkembangan sekolah-sekolah Hindu dengan memberikan bantuan berupa Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP), rehabilitasi dan pembangunan pasraman, bantuan operasional program afirmasi pendidikan agama Hindu, serta bantuan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi.

Menko Muhadjir juga mengatakan perlunya kolaborasi antara pengurus sekolah, suku dinas keagamaan, serta pemerintah daerah terkait, untuk membentuk rancangan pengembangan sekolah berbasis keagamaan Hindu sehingga dapat meningkatkan peran agama Hindu dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berdaya saing. 

"Rancangan pengembangan sekolah berbasis keagamaan Hindu perlu dibentuk dengan melibatkan seluruh pihak sehingga nantinya agama Hindu dapat berperan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berdaya saing," ucap Menko Muhadjir. 

Ia juga berharap sekolah Widya Pasraman RSI Markandya dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas, dan inovasi sehingga mereka cerdas secara intelektual dan spiritual. 

"Kita semua berharap semoga Widya Pasraman Rsi Markandya dapat menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, kreativitas dan inovasi, serta membentuk karakter siswa, sehingga mereka pun cerdas secara intelektual dan spiritual," katanya. 

Pada kesempatan tersebut, Menko PMK turut pula dihadiri oleh Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gede Mayun, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Ida Ayu Putu Damayanti, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar Ida Bagus Oka Yusa Manuaba, dan Ketua Yayasan Widya Pasraman RSJ Markandya I Wayan Wiranata.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini