Ahad 24 Jul 2022 20:02 WIB

Ulama Mesir: Tidak Ada Doa yang Belum Terkabul

Doa merupakan ibadah yang meningkatkan kedekatan antara seorang hamba dengan Allah.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Agung Sasongko
Berdoa (Ilustrasi)
Foto: Republika/Thoudy Badai
Berdoa (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA --  Mantan mufti Mesir, Syekh Dr Ali Jum'ah menjelaskan, bagaimana pun, doa merupakan ibadah yang meningkatkan kedekatan antara seorang hamba dengan Allah SWT. Dia mengatakan, berdoa kepada Allah adalah wujud ibadah yang telah ada jaminannya.

"Adapun soal apakah doa itu terkabul, itu ada di tangan Allah SWT. Terkabulkan saat di dunia atau ditunda hingga Hari Kiamat kelak," kata dia seperti dilansir Elbalad, Ahad (24/7/2022).

Baca Juga

Syekh Jum'ah melanjutkan, Allah SWT menanggapi doa-doa hamba-Nya dengan segera. Bahkan, menurut dia, semua doa yang disampaikan oleh para hamba pasti diterima dan tidak ada doa yang ditolak Allah SWT. "Tidak ada yang namanya doa yang belum terkabul," tuturnya.

Karena itu, Syekh Jum'ah menambahkan, setiap doa yang dipanjatkan oleh seorang Muslim tentu diterima Allah SWT. Semua doa juga terkabul, baik itu terkabul di dunia atau terkabul untuk di akhirat nanti.

Allah SWT berfirman, "Berdoalah kepada-Ku, akan Kupenuhi (doamu)." (Al-Mukmin: 60). Rasulullah SAW juga banyak menjelaskan kedudukan doa. Beliau SAW bersabda, "Doa itu adalah otak ibadah" (HR Turmudzi)

Dalam hadis lain, beliau menjelaskan, "Doa itu mendatangkan manfaat atas sesuatu yang sudah atau yang belum diturunkan Allah. Tak ada yang dapat menolak qadha (ketetapan Ilahi) kecuali doa yang mustajab (terkabul)" (HR Turmudzi)

Sumber: https://www.elbalad.news/5369743

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement